Kunjungi Cirebon, Kang Hasan Galang Dukungan Internal Partai

Kunjungi Cirebon, Kang Hasan Galang Dukungan Internal Partai

443
0
BERBAGI

Cirebon (R) – Jelang pemilihan pilkada serentak 2018, bakal Calon Gubernur Jawa Barat yang diusung partai PDI – Perjuangan Mayjen TNI (Purn) TB. Hasanudin atau kang Hasan, menggelar konsolidasi internal DPC PDI-P Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon, yang dilaksanakan di salah satu hotel ternama di Kabupaten Cirebon, Kamis (18/1/2018).

Dalam kesempatan tersebut, hadir sejumlah pengurus partai PDI Perjuangan, baik dari tingkat DPD Jawa Barat, maupun DPC Kota Cirebon dan DPC Kabupaten Cirebon.

DPP PDI – Perjuangan mengusung TB Hasanudin, sebagai Calon Gubernur Jawa Barat, berpasangan dengan Anton Charliyan sebagai Calon Wakil Gubernur Jawa Barat, dalam pilkada serentak 2018 ini.

Kedua bakal pasangan calon tersebut, telah mendaftarakan diri ke KPU Propinsi Jawa Barat, sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat, yang diusung oleh partai PDI – Perjuangan dengan suara dukungan Parlemen sebanyak 20 kursi parleman.

Bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang diusung partai PDI – P ini menamakan HASANAH, sebagai jargon, agar lebih mudah di ingat oleh masyarakat Jawa Barat. HASANAH sendiri adalah kependekan kata dari Hasan – Anton Amanah.

Usai acara, kepada sejumlah media, TB. Hasanudin mengatakan, acara tersebut adalah salah satu langkahnya untuk membangun dukungan dari internal partai. Karena menurutnya, kesolidan partai adalah modal awal untuk meraih kemenangan pada pilkada mendatang.

“Ini adalah awal kita menyiapkan tim yang solid. Sebuah tim yang mampu bekerjasama dengan latarbelakang yang berbeda tetapi mempunyai tujuan yang sama, yaitu kemenangan mutlak di Jawa Barat,” kata TB.

Dirinya juga mengatakan, akan selalu berkoordinasi dengan para DPC yang ada di Jawa Barat untuk memberikan support dan dukungannya demi kemajuan Jawa Barat kedepan.

“Jawa Barat itu bukan sebuah daerah propinsi yang kecil. Jawa Barat itu adalah salah satu propinsi yang besar di Indonesia. Pertumbuhan ekonominya juga sangat baik dan seharusnya itu bisa dimaksimalkan,” jelas TB.

Sementara itu, ketika disinggung soal politik hitam, kang Hasan melarang seluruh kader maupun pendukungnya menggunakan cara itu. Menurutnya politik hitam adalah cara yang kotor untuk dilakukan.

“Saya sudah instruksikan kepada seluruh kader dan simpatisan untuk tidak menggunakan kampanye hitam. Itu jelas melanggar hukum. Kita minta pada Polri untuk tindak itu. Tangkap pelakunya,” tegas TB.

Dirinya juga menyatakan telah mempersiapkan tim, untuk memantau black campaign yang mungkin saja dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, untuk menjatuhkan dirinya dalam pilkada yang dilaksanakan pada 27 Juni 2018 mendatang.

“Semua sudah kita siapkan untuk menangkal kampanye hitam. Kita sudah bentuk tim monitoring, tim anti hacking dan tim lainnya, untuk memantau itu. Semuanya akan dipantau oleh tim selama proses pilkada ini berlangsung,” terangnya.

Mengenai persyaratan pencalonannya, Kang Hasan mengaku semuanya telah lengkap. Berkas bakal pasangan HASANAH ini telah di terima KPU Propinsi Jawa Barat.

“Alhmdullilah, berkas sudah lengkap. Sudah diterima oleh KPU. Sekarang tinggal menunggu proses tahapan pencalonan. Kemarin sudah pemeriksaan kesehatan. Sekarang sedang menunggu hasilnya, insallah kami sehat,” tandasnya. (Isno)

LEAVE A REPLY

6 − two =