Konfercab IAI Bahas Dampak Peredaran Obat Tanpa Resep

Konfercab IAI Bahas Dampak Peredaran Obat Tanpa Resep

736
0
BERBAGI

CIREBON (R) – Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) cabang kabupaten Cirebon menggelar  konfrensi cabang (konfercab) dan seminar bertema Pharmapreneur Back to Nature, melalui pengembangan obat dan kosmetik dari bahan alam di era digital, di salah satu hotel di kota Cirebon, Sabtu, (6/10/2018).

Dosi Ahmad Yani, selaku ketua pengurus IAI cabang kabupaten Cirebon mengatakan, kegiatan seminar tersebut lebih membahas tentang pengembangan dunia kosmetik berbahan alam.

“Selain obat berbahan organik, sekarang lagi gencar pengembangan kosmetik berbahan organik. Hal ini yang sekarang sedang kami bahas,” terangnya.

Dosi menerangkan, selain seminar pihaknya juga melakukan pemilihan kepengurusan IAI cabang kabupaten Cirebon masa bhakti 2018 – 2022.

“Selain seminar, kami juga akan memilih kepengurusan IAI untuk empat tahun kedepan,” terangnya.

Dirinya juga menambahkan, terkait maraknya peredaran obat-obatan yang tanpa resep dokter, pihaknya merasa prihatin.

“Adanya penyalahgunaan obat di masyarakat itu hampir bisa dipastikan ada kesalahan yang juga dilakukan oleh praktisi farmasi, kenapa bisa sampai disfungsinya tidak jelas,” terangnya.

Ketua Pengurus IAI Cabang Kabupaten Cirebon, Dosi Ahmad Yani.

Pihaknya juga menghimbau, agar para apoteker menjalankan prakteknya sesuai peraturan yang ada.

“IAI sendiri punya sanksi kode etik yang bisa diterapkan. Sementara terkait sarananya disediakan dari dinkes dan untuk hukumnya, dari kepolisian khususnya bagi mereka yang menyalahi aturan,” pungkasnya. (ta)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

17 + 2 =