Kampung P2WKSS Desa Karangsari Kedatangan Tim Penilai

Kampung P2WKSS Desa Karangsari Kedatangan Tim Penilai

381
0
BERBAGI

CIREBON (R) – Program P2WKSS merupakan program pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan pada aspek pendidikan, kesehatan dan daya beli terutama bagi keluarga miskin di desa atau kelurahan.

Desa Karangsari kecamatan Weru kabupaten Cirebon merupakan salah satu desa yang mengikuti lomba P2WKSS tingkat propinsi Jawa Barat tahun 2018.

Kedatangan Tim P2WKSS di desa Karangsari disambut oleh Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Wahyu Tjiptaningsih Sunjaya, Kadinkes Hj. Enni Suhaeni, Plt. Kadis DPPKBP3A, H. Supadi Priatna, Camat Weru, Teguh, Kepala UPT se kecamatan weru, Kuwu Karangsari, tokoh masyarakat dan para tamu undangan lainnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih Sunjaya mengatakan, program P2WKSS merupakan program peningkatan perempuan yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dengan tujuan tercapainya tingkat hidup masyarakat yang berkualitas.

“Progam P2WKSS di Cirebon ini sudah berjalan sekitar 9 tahun. Program peningkatan peran wanita menuju keluarga sehat sejahtera (P2WKSS), pada intinya bertujuan meningkatkan sumber daya manusia yang ada di desa,” ujarnya di desa Karangsari, Kamis (20/9/2018).

Dikatakannya, pada tahun ini Desa Karangsari mendapat kesempatan untuk mewakili Kabupaten Cirebon untuk bersaing di tingkat provinsi Jawa Barat.

“Alamdullilah kita berusaha untuk terus meningkatkan prestasi kabupaten Cirebon terhadap pelayan masyarakatnya. Mudah – mudahan melalui kegiatan P2WKSS ini dapat membantu menyelesaikan permasalahan di masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, tim penilai lomba P2WKSS Drs. R. Bondan Suratmo M.Pd  mengatakan, melalui program lomba P2WKSS diharapkan mampu meningkatkan potensi yang ada di desa, baik dari segi kesehata, maupun dari segi sumber daya manusianya.

“Dalam program P2WKSS terdapat program perempuan, program kepala keluarga, yang juga bertujuan untuk meningkatkan kemandirian keluarga yang hidupnya masih di bawah garis kemiskinan,” ungkapnya.

Dikatakan Bondan, program ini sangat potensial, bukan hanya dari peranan wanitanya saja tapi juga, semua hasil bumi yang harus di eksplore. Utamanya adalah tentang kesehatan dasarnya, harus ada pembuangan saluran air di setiap jalan.

“Septic tank penting. Harus ada di setiap rumah, sehingga pembuangannya tidak ke sungai. Pemerintah pusat sedang gencar melakukan pencegahan stunting pada anak. Salah satu penyebabnya adalah linkungan yang kurang sehat,” paparnya.

Dirinya berharap, tindak lanjut dari program P2WKSS ini diharapkan ppembangunn yang telah dilaksanakan selama program ini berjalan, agar tidak berhenti. Terus manjaga kebersihan dan kesehatan.

Kuwu Karangsari Nasirudin berharap, dengan adanya program P2WKSS yang turun ke desa Karangsari, dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Khususnya 100 keluarga binaan yang menjadikan program P2WKSS ini berjalan lancar.

“Saya mengucapkan terimakasih dan juga menghimbau agar apa yang telah diberikan, tetap dijaga. Sehingga manfaatya berkesinambungan. Artinya pemerintah mengarahkan masyarakat untuk beralih ke pola hidup sehat,” tandasnya. (if/bah)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

four × 4 =