Iktihar Desa Sitiwinangun Putus Rantai Penyebaran Covid-19

Iktihar Desa Sitiwinangun Putus Rantai Penyebaran Covid-19

231
0
BERBAGI
Pemerintah desa Sitiwinangun kecamatan Jamblang bersama unsur terkait melakukan pemutusan rantai penyebaran virus Corona melalui penyemprotan cairan disinfektan disejumlah fasilitas umum.

CIREBON (Rq) – Penyebaran virus Corona (Covid-19) di Indonesia nampaknya semakin meningkat. Bahkan pemerintah melalui BNPB sudah menyatakan tanggap darurat bencana dari tanggal 16 Maret sampai 29 Mei 2020. Melihat hal tersebut pemerintah desa Sitiwinangun kecamatan Jamblang Kabupaten Cirebon melakukan kegiatan penyemprotan cairan disinfektan di beberapa fasilitas umum yang ada di desa Sitiwinangun.

Dalam kegiatan tersebut pemrintah desa dibantu beberapa masyarakat, babinsa desa Sitiwinangun, babinkamtibmas, kuwu Sitiwinangun, camat Jamblang, kepala Puskesmas Wangunharja dan beberapa petugas kesehatan lainnya.

Adapun tempat yang menjadi sasaran penyemprotan disinfektan di mulai dari sarana ibadah, gedung sekolah SD dan madrasah, showroom gerabah, posyandu dan makam buyut kebagusan, Selasa (24/3/2020).

Kuwu desa Sitiwinangun Ratija Bratamanggala mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah pemerintah desa dalam meminimalisir dan pencegahan penyebaran virus Corona, terutama dibeberapa fasilitas umum yang ada di desanya.

“Sebelum melaksanakan penyemprotan ini kami sudah menghimbau kepada masyarakat untuk menghindari perkumpulan yang melibatkan banyak orang, kemudian pengurus DKM dihimbau untuk menggulung karpet dan membersihkanya sesering mungkin. Kemudian kita melakukan penyemprotan massal mengunakan cairan disinfektan di beberapa tempat fasilitas umum dari kantor balai desa, masjid, musholla, posyandu, SD, madrasah, showroom gerabah dan juga makam buyut Kebagusan,” terangnya.

Kegiatan penyemprotan disinfektan tersebut menurut kuwu Ratija, merupakan langkah antisipasi penyebaran virus Corona. Karena menurutnya bila virus tersebut sudah menginfeksi banyak orang, hal itu akan sulit untuk dilakukan pencegahannya.

“Kegiatan ini lebih kepada pencegahan supaya jangan sampai virus ini menyebar. Karena dikhawatirkan kalau sudah ada masyarakat yang terinfeksi, maka ini akan lebih sulit pencegahannya. Jadi lebih baik mencegah daripada mengobati. Kegiatan ini juga akan kita upayakan dilakukan secara berkala dan secara rutin karena virus Corona ini tidak akan mungkin teratasi oleh satu kali penyemprotan saja,” tuturnya.

Pihaknya berharap, masyarakat Sitiwinangun dapat menjalankan pola hidup bersih dan sehat. Masyarakat juga dapat melakukan penyemprotan secara mandiri di rumah masing – masing, tetap waspada tetapi jangan panik, tidak keluyuran dan tetap dirumah, agar penyebaran virus Corona dapat di minimalisir.

Senada dengan kuwu Sitiwinangun, Camat Jamblang Abadi mengatakan, pihaknya menginginkan pemerintah desa di wilayah kecamatan Jamblang dapat mengikuti jejak pemerintah desa Sitiwinangun, yang telah melakukan upaya dalam pencegahan penyebaran virus Corona dengan melakukan penyemprotan massal cairan disinfektan di beberapa fasilitas umum.

“Kami ingin pemerintah desa lain yang berada di wilayah kecamatan Jamblang dapat mencontoh kegiatan ini. Karena kegiatan ini sangat penting dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona di wilayah ini. Kami juga sudah menindaklanjuti himbauan dari pemerintah dengan meminta para kuwu untuk menugaskan satu orang kordinator, supaya mempermudah dalam koordinasi pencegahan virus Corona ini. Masyarakat jangan panik tetapi tetap waspaspada,” terangnya. (ta)

LEAVE A REPLY

fifteen − three =