Hari Ke – 2 Pendaftaran, Kalinga – Santi Daftar Pencalonan

    465
    0
    BERBAGI

    Cirebon (R) – Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Cirebon, yang dibuka sejak tanggal 8 Januari 2018 hingga tiga hari kedepan, sampai tanggal 10 Januari 2018, terus mendapat pantauan publik.

    Pada hari pertama tidak ada satu pun balon (bakal calon, red) yang datang mendaftarkan diri.

    Di hari kedua, tepatnya Selasa (9/1/2018) pasangan calon H. Kalinga dan Hj. Dian Hernawa Susanti mendatangi KPU untuk mendaftarkan diri sebagai Cabup dan Cawabup Kabupaten Cirebon.

    Bakal pasangan calon tersebut didukung oleh dua partai yaitu Partai Gerindra dan Partai PKS dengan dukungan 11 kursi anggota DPRD kabupaten Cirebon, sebagai syarat maju dalam pencalonan pilkada serentak 2018, yang harus di dukung 10 kursi atau 20 persen suara anggota dewan.

    Massa pendukung Bapaslon tersebut, berkumpul di Gedung PGRI Kabupaten Cirebon, sebelum menuju ke kantor KPU untuk melakukan pendaftaran.

    Sekitar pukul 10.30 WIB, Bapaslon tersebut bergerak dari kantor PGRI menuju kantor KPU dengan pengawalan kader serta pendukung dari masing – masing partai pengusung.

    Selama kurang lebih dua jam, ketua beserta anggota KPU kabupaten Cirebon melakukan verifikasi persyaratan, dari masing – masing balon Bupati dan balon Wakil Bupati tersebut. Sebelum dinyatakan diterima dan memenuhi persyaratan.

    Berdasarkan peraturan proses pendaftaran balon, KPU hanya mengijinkan 20 orang perwakilan pendukung untuk masuk ke dalam ruang pendaftaran.

    Usai diterima dan dinyatakan memenuhi syarat, H. Kalinga dan Hj. Dian Hernawa Susanti bersama dengan partai pendukungnya, menggelar konfrensi pers terkait pendaftaran tersebut dihadapan sejumlah Media yang meliput.

    Dalam kesempatan tersebut, balon Bupati Cirebon H. Kalinga mengatakan, siap memberikan perubahan di kabupaten Cirebon jika dirinya terpilih sebagai Bupati. Dengan berbekal pengalaman sebagai birokrat, dirinya optimis dapat mengatasi permasalahan yang ada di kabupaten Cirebon.

    “Untuk saat ini kami memang belum menyiapkan jargon untuk kampanye. Tapi intinya kami siap untuk membangun kabupaten Cirebon ke arah yang lebih baik,” ujar Kalinga.

    Ditambahkannya, masalah jargon dan visi misi, pasti akan di sampai ke masyarakat secepatnya. Hanya saja, dirinya mengatakan, waktu yang tersisa sangat singkat sekali. Sehingga hal tersebut belum sempat terpikirkan olehnya, partai, maupun tim sukses.

    “Semalam saja kita baru mendapat rekomendasi dari partai. Jadi masih belum menyusun visi misi maupun jargon. Tapi tadi masukan dari ibu Hj. Dian jargonnya adalah Sehati, yang artinya sejahtera, bersih, agamis dan inovatif,” pungkasnya. (Isno)

    LEAVE A REPLY

    seven + seven =