GMBI Cirebon Raya Tauladani Perjuangan Rasulullah

GMBI Cirebon Raya Tauladani Perjuangan Rasulullah

334
0
SHARE
Suasana perayaan Mualid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriyah, Keluarga besar LSM GMBI Distrik Cirebon Raya, Sabtu (23/11/2019).

CIREBON (R) – Maha besar Allah dengan segala Firman – Nya. Perjuangan Nabi Besar Muhammad Sallallahu ‘alaihi Wassalam dalam menyebarluaskan Islam sangatlah berat. Saat itu sebelum Nabi Muhammad diutus oleh Allah dan lahir ke bumi, ahlak manusia telah rusak. Banyak terjadi perbudakan, ketidakadilan dan kesewenang – wenangan, yang dilakukan para penguasa terhadap kaum yang lemah.

Melihat kerusakan yang semakin parah, Allah sang Maha Pencipta, kemudian menurunkan nabi terakhirnya, Muhammad Sallallahu ‘alaihi wassalam bin Abdullah, melalui rahim Aminah binti Wahab. Saat Muhammad masih dalam kandungan, ayahnya Abdullah meninggal dunia. Nabi Muhammad menyandang gelar yatim, sebelum terlahir ke bumi dan diasuh oleh kakeknya Abdul Muthalib.

Sebagai tauladan dan manusia pilihan Allah, kelahiran Nabi Besar Muhammad Sallallahu ‘alaihi wassalam penuh dengan ujian dan cobaan yang berat. Pada tahun kelahiran Nabi Muhammad Sallallahu ‘allaihi wassalam, Makkah diserang oleh pasukan gajah yang dipimpin oleh Abrahah dari Kekaisaran Abessinia. Serangan tersebut digagalkan oleh serangan batu kerikil panas yang dihujankan oleh pasukan burung ababil atas seizin Allah.

Perjuangan Nabi Besar Muhammad Sallallahu ‘alaihi wassalam menyebarkan kebenaran melalui Islam, ditentang oleh bangsa Yahudi dan kaum Jahiliyah, yang sebagian besar adalah penyembah berhala sebagai tuhan mereka. Namun dengan kemuliaan dan kebijaksanaan Nabi Muhammad, justru perkembangan Islam di Makkah semakin pesat. Tidak ada lagi perbudakan. Manusia diajarkan untuk menyembah satu Tuhan, yaitu Allah Subhanahu wa ta’alla dan meninggalkan keburukan dan senantiasa melakukan kebaikan.

Kisah tersebut adalah sedikit penggambaran perjuangan Rasulullah Muhammad Sallallhu ‘alaihi wassalam yang disampaikan dalam peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad Sallallahu ‘alahi wassalam, yang dilaksanakan oleh LSM GMBI Distrik Cirebon Raya, Sabtu malam (23/11/2019).

Acara yang dilaksanakan di Sekretariat LSM GMBI Cirebon Raya tersebut dihadiri oleh KH. Tubagus Ahmad Rifqi pengasuh pondok Darussalam Buntet Pesantren Cirebon, Yudi Tahyudin Korwil II GMBI Jawa Barat, Muspika Jamblang, para kuwu, serta tamu undangan dan seluruh anggota LSM GMBI Distrik Cirebon Raya.

Ketua DPD LSM GMBI Distrik Cirebon Raya, Maman Kurtubi mengatakan, kisah perjalanan dan perjuangan Rasulullah tersebut, mengilhami pergerakan LSM GMBI khususnya Cirebon Raya, dalam menjalankan fungsinya sebagai sosial kontrol, yang menjadikan lembaga GMBI tidak pernah takut melawan kejahatan dan penindasan serta kesewenang – wenangan.

“Dalam menjalankan kehidupan bernegara dan bermasyarakat, bukan tidak mungkin keadilan yang sesungguhnya, tidak pernah dirasakan oleh masyarakat. Oleh sebab itu, kami LSM GMBI akan selalu membela kepentingan masyarakat untuk mendapatkan keadilan. Jadikan perjuangan Rasulullah sebagai tauladan kita dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar,” terangnya usai acara peringatan maulid nabi LSM GMBI Cirebon Raya, Sabtu malam (23/11/2019).

Maman menegaskan, perjuangan Rasulullah dalam menyebarluaskan Islam adalah bukti kebesaran Allah. Dengan kekuatan serta kemuliaan yang diberikan Allah kepada Nabi Muhammad, Islam terus berkembang pesat ke segala penjuru dunia. Kehadiran Islam yang diamanahkan kepada Rasulullah adalah Islam yang rahmatan lil alamin (rahmat bagi semesta), mengajarkan kebenaran bagi siapapun yang percaya akan kebesaran Allah.

“LSM GMBI bukanlah lembaga dakwah ataupun lembaga pendidikan Islam. Namun ruh daripada GMBI adalah berpedoman kepada Al – Quran dan Islam. Kami memang manusia biasa yang jauh dari sempurna. Namun kami GMBI akan selalu berusaha menebarkan kebaikan dan melawan segala kejahatan serta kesewenang – wenangan. GMBI akan terus berupaya mewujudkan keadilan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Korwil II LSM GMBI Jawa Barat, Yudi Tahyudin menambahkan, acara peringatan Maulid Nabi Muhammad Sallallahu ‘allahi wassalam adalah bentuk syukur sekaligus mengingatkan kembali perjuangan Islam yang diajarkan oleh Nabi Besar Muhammad Sallallahu ‘alaihi wassalam. Bahwasanya untuk mencapai keberhasilan dan kejayaan butuh perjuangan dan pengorbanan yang sangat luar biasa.

“LSM GMBI seperti yang diajarkan oleh Ketua Umum dan juga sekaligus pendiri, Bapak M. Fauzan Rahman adalah lembaga yang bisa bermanfaat bagi semua masyarakat, khususnya adalah masyarakat bawah. Semoga dengan adanya kegiatan ini, seluruh anggota LSM GMBI khususnya Cirebon Raya dapat menjadikan perjuangan Rasulullah sebagai tauladan dan terus menebarkan kebaikan bagi masyarakat disekitarnya,” pungkas Ketua Korwil II Jabar, Yudi Tahyudin. (ta)

Source : berbagai sumber

LEAVE A REPLY

1 + one =