Rampas Kendaraan Dijalan, GMBI Kepung Kantor FIF Cabang Cirebon

Rampas Kendaraan Dijalan, GMBI Kepung Kantor FIF Cabang Cirebon

2103
0
SHARE
Maman Kurtubi, Ketua LSM GMBI Distrik Cirebon Raya (kedua dari kanan) menngkroscek informasi pengaduan masyarakat atas dugaan perampasan kendaraan yang diduga dilakukan oleh orang suruhan PT. FIF Cabang Cirebon.

CIREBON (R) – Perusahaan leasing PT. Federal International Finance (FIF) Cabang Cirebon, dikepung oleh puluhan massa anggota LSM GMBI pada Sabtu (16/2/2019) siang. Mereka marah, menuntut pihak perusahaan bertanggung jawab atas maraknya perampasan kendaraan di jalanan, yang dilakukan oleh orang yang mengaku suruhan dari pihak perusahaan.

Ketua LSM GMBI Distrik Cirebon Raya, Maman Kurtubi mengungkapkan, pihak perusahaan PT. FIF Cabang Cirebon harus bertanggung jawab atas perampasan kendaraan yang diduga dilakukan secara paksa, oleh oknum yang mengaku suruhan dari pihak perusahaan. Pasalnya, menurut Maman, apapun alasannya, tindakan tersebut dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum.

“Kami menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh oknum yang mengaku suruhan PT. FIF Cabang Cirebon. Pihak perusahaan terkesan melegalkan aksi perampasan unit kendaraan bermotor di jalanan. Kami meminta PT. FIF Cabang Cirebon bertanggung jawab atas permasalahan tersebut,” tegasnya.

Dikatakan Maman, kedatangan LSM GMBI Distrik Cirebon Raya di Kantor PT. FIF Cabang Cirebon tersebut, adalah untuk mempertanyakan kebenaran pengakuan oknum yang merampas unit kendaraan di jalanan yang saat ini kembali marak. Tindakan perampasan itu, jelas Maman, terjadi di jalan Tuparev wilayah Kecamatan Kedawung pada Sabtu siang.

“Masyarakat yang kendaraannya dirampas, mengadu kepada kami (LSM GMBI). Dari pengaduan itu, kami langsung mengkroscek ke kantor PT. FIF Cabang Cirebon. Apakah benar orang yang merampas kendaraan itu adalah orang suruhan PT. FIF Cabang Cirebon. Karena menurut pengakuan korban, yang merampas kendaraannya mengaku suruhan PT. FIF Cabang Cirebon dan korban diminta agar orangtuanya datang ke Kantor PT. FIF di jalan Evakuasi,” terang Maman.

Ia juga menjelaskan, masalah perampasan kendaraan dijalanan tersebut, apakah dibenarkan secara peraturan perundang – undangan, atau hanya inisiatif perusahaan. Hal tersebut, menurut Maman, harus diurai dengan jelas, apakah bertentangan atau tidak, dengan peraturan Perundang – undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Negara kita adalah negara hukum. Jangan melakukan kesewenang – wenangan tanpa prosedur yang jelas. Apalagi sampai melakukan tindakan yang beresiko hukum. Korban perampasan ini masih di bawah umur. Pantaskah kendaraannya dirampas seperti itu. Urusan kendaraan urusan orangtuanya,” ucap Maman.

Ia sedikit menjelaskan kronologis kejadian perampasan kendaraan tersebut. Menurutnya, unit kendaraan yang dirampas adalah unit yang saat ini sedang ia perjuangkan, agar surat BPKB kendaraan tipe Honda Vario itu dikeluarkan oleh PT. FIF Cabang Cirebon. Karena menurutnya, pembayaran cicilan kendaraan tersebut sudah dibayar lunas.

“Permasalahan ini sudah saya laporkan ke kepolisian Resor Cirebon Kota sejak 2016 lalu, dengan dugaan penipuan dan penggelapan. Tapi sampai saat ini kasus itu belum ada kejelasan. Padahal sisa pembayaran kredit unit kendaraan itu sudah dibayar lunas. Tapi pihak PT. FIF Cabang Cirebon tidak mengaku. Alasannya uang pembayaran tersebut tidak disetorkan ke kantor,” terang Maman.

Dampak dari kejadian perampasan kemarin, Maman mengancam akan melakukan aksi unjuk rasa untuk mempertanyakan perkembangan kasus yang sudah dua tahun berjalan itu. Menurutnya, tidak ada informasi, baik berupa lisan ataupun SP2HP, terkait penyelidikan dari pihak Polres Ciko atas pelaporan LSM GMBI Distrik Cirebon Raya tersebut.

“Apa yang dilakukan oleh PT. FIF Cabang Cirebon, yang diduga menyuruh pihak – pihak tertentu untuk menarik kendaraan di jalanan, seolah tidak memperdulikan peraturan perundang – undangan. Kami akan demo besar – besaran agar pihak penegak hukum mengusut permasalahan tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu, sampai berita ini dipublikasikan, belum ada jawaban dari Kepala PT. FIF Cabang Cirebon atas dugaan perampasan kendaraan dijalanan, yang diduga atas suruhan pihak perusahaan tersebut.

Tim Republiqu sempat mendatangi kantor PT. FIF Cabang Cirebon yang beralamat di Jalan Evakuasi Kota Cirebon. Namun menurut Suyatma, salah satu petugas keamanan PT. FIF Cabang Cirebon, memberitahu bahwa Kepala Cabang sedang ada meeting diluar kota, sampai beberapa hari kedepan.

“Pak Kepala Cabang sedang tidak ada ditempat pak. Sedang meeting diluar kota beberapa hari. Mungkin bisa disampaikan lewat pak Adang. Tapi orangnya sedang ada dilapangan pak. Jadi kemungkinan besok saja lagi datang ke kantor (PT. FIF Cabang Cirebon). Waktunya susah soalnya pak, lebih banyak dilapangan,” ucap Suyatma, Senin (18/2/2019) siang. (is)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

seventeen − 12 =