GMBI Cirebon Raya Ikut Dirikan Yayasan Pendidikan Islam

GMBI Cirebon Raya Ikut Dirikan Yayasan Pendidikan Islam

1409
0
SHARE
Salah satu pendiri Yayasan Pendidikan Kiyai Haji Ahmad Nawawi Cirebon, Kyai Bahron Nawawi (kedua kiri) bersama perwakilan desa dan masyarakat.

CIREBON (R) – Ditengah arus modernisasi seperti sekarang ini, pendidikan agama Islam sangat diperlukan untuk mencetak generasi penerus bangsa yang berakhlakul karimah. Sadar akan hal itu, LSM GMBI Distrik Cirebon Raya ikut turut andil dalam pendirian Yayasan Pendidikan Kiyai Haji Ahmad Nawawi Cirebon, yang bergerak dalam bidang Pendidikan Islam.

Kyai Bahron Nawawi selaku salah satu pendiri Yayasan Pendidikan Kiyai Haji Ahmad Nawawi Cirebon mengungkapkan, niat mendirikan sekolah Islam, salah satunya untuk memberikan pendidikan agama Islam kepada anak – anak di lingkungan tempat tinggalnya. Untuk saat ini, ia mengaku lebih memprioritaskan anak usia sekolah dasar (SD) untuk di didik, baik itu ilmu agama Islam dan juga ilmu formal.

“Sekolah yang akan kita dirikan, adalah Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT). Operasionalnya itu dibawah naungan yayasan pendidikan Kiyai Ahmad Nawawi Cirebon. Termasuk salah satu pendirinya adalah saya (Kyai Bahron Nawawi). Malam ini sengaja kami adakan acara doa bersama, untuk memohon ridho dari Allah Subhanahu wa ta’ala agar semuanya dimudahkan,” ujarnya, Kamis malam (26/9/2019)

Niat Kyai Bahron Nawawi mendirikan yayasan tersebut, juga karena keprihatinannya kepada anak – anak usia sekolah dasar, yang belum hafal rukun sholat. Tidak hanya itu, ternyata menurutnya juga, masih banyak anak usia SD yang ternyata belum lancar baca tulis Al – Qur’an.

“Sebenarnya kami prihatin atas masalah itu. Makanya kami berinisiatif untuk mendirikan yayasan pendidikan Kiyai Haji Ahmad Nawawi Cirebon ini. Semoga apa yang kami cita – citakan, bisa terwujud dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, baik untuk masyarakat setempat maupun masyarakat luas,” terangnya.

Terkait rencana pendirian SDIT itu sendiri, Kyai Bahron Nawawi mengungkapkan sekolah berbasis pesantren itu, rencananya akan didirikan disekitar tempat tinggalnya, yang berada di Desa Surakarta Kecamatan Suranenggala Kabupaten Cirebon.

“Kami juga memohon doa kepada masyarakat luas, agar cita – cita kami ini bisa segera terwujud. Selain niatan tadi, kami juga akan meluncurkan program pendidikan gratis, khususnya bagi anak yatim piatu, tanpa mengeluarkan biaya satu rupiah pun. Insyallah nanti biayanya yayasan yang akan menanggung,” ucapnya.

Sementara itu, dalam hal dukungan, pemerintah desa Surakarta yang diwakili Aliman selaku Kasi Pemerintahan (Kliwon) mengungkapkan, pemerintah desa Surakarta menyambut baik rencana pembangunan SDIT yang berada di wilayahnya tersebut. Semoga apa yang diharapkan dan menjadi tujuan pendirian yayasan pemdidikan itu, bisa segera terwujud.

“Pemerintah desa Surakarta, saya (Aliman) mewakili pak Kuwu, sangat mendukung berdirinya sekolah pendidikan Islam ini. Pemerintah desa akan terus mensupport apapun yang dibutuhkan oleh yayasan. Terkait tanah desa yang rencananya akan didirikan bangunan sekolah (SDIT) tersebut, semua pihak tentu akan mendukung. Intinya semua sudah sesuai dengan aturan dan prosedur,” ungkapnya.

Perwakilan tokoh masyarakat, yang diwakili oleh Saerudin selaku Ketua BPD desa Surakarta, juga menyambut baik rencana pendirian sekolah Islam tersebut. Ia mengaku, tidak ada alasan untuk menolak pendirian sekolah itu, dengan alasan apapun. Karena tujuan dari pendirian sekolah itu adalah untuk mencerdaskan anak – anak generasi penerus bangsa, termasuk juga putra – putri masyarakat desa Surakarta.

“Kami selaku perwakilan dari BPD, sangat mendukung rencana pembangunan sekolah (SDIT) ini. Kami merasa bangga dan senang, atas rencana berdirinya Sekolah pendidikan Islam di desa kami. Dalam UUD 45, juga sudah dijamin pendidikan dan keagamaan adalah sarana untuk membentuk manusia yang seutuhnya. Semoga melalui niat baik itu, segala tujuannya bisa tercapai,” jelasnya.

Ketua LSM GMBI Distrik Cirebon Raya, Maman Kurtubi (tengah) bersama pengurus DPD LSM GMBI Cirebon Raya.>

Derasnya dukungan yang mengalir dari berbagai lapisan masyarakat tersebut, juga mengkokohkan niat Ketua LSM GMBI Distrik Cirebon Raya, Maman Kurtubi, untuk mewujudkan cita – cita dan tujuannya dalam mencerdaskan anak bangsa melalui pendidikan Islam.

“Sebagai salah satu pendiri yayasan pendidikan Kiyai Haji Ahmad Nawawi Cirebon, saya tentu berharap sumbangsih LSM GMBI ini bisa memberikan manfaat secara luas, bukan hanya bagi masyarakat setempat, melainkan bagi seluruh masyarakat di wilayah Distrik Cirebon Raya. Semoga niat baik ini selalu mendapat dukungan dari Allah Subhanahu wa ta’ala,” terangnya.

Ditambahkan Lutfi, selaku Staff Bidang Keagamaan LSM GMBI Distrik Cirebon Raya mengungkapkan, visi misi pendirian yayasan pendidikan Kiyai Haji Ahmad Nawawi Cirebon juga sejalan dengan visi misi yang dimiliki oleh GMBI. Menurutnya, visi yang saat ini sedang dijalankan adalah mengangkat harkat dan derajat kaum bawah, dalam hal ini adalah masyarakat penyandang kesejahteraan sosial, untuk mendapatkan hak dan kesempatan yang sama dalam memperoleh pendidikan yang layak.

“Dari visi dan misinya itu sama, antara GMBI dan para pendiri yayasan Pendidikan Kiyai Haji Ahmad Nawawi Cirebon, yaitu mencerdaskan anak bangsa. Tetapi konteks itu berlaku bukan hanya bagi masyarakat yang mampu. Masyarakat yang tidak mampu pun, juga diberikan hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak, yaitu melalui program pendidikan gratis bagi anak yatim piatu dan fakir miskin. Semoga niat yang tujuannya ibadah itu bisa terus memberikan manfaat bagi semua orang,” pungkasnya. (is/ta)

LEAVE A REPLY

three × 1 =