GMBI Desak Bupati Cirebon Tindak Tegas Kadisdik

GMBI Desak Bupati Cirebon Tindak Tegas Kadisdik

1513
0
BERBAGI
Ketua Distrik GMBI Cirebon Raya Maman Kurtubi saat orasi di depan kantor Bupati Cirebon.

Cirebon (R) – Ratusan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) menggelar aksi damai didepan kantor Bupati cirebon dan kantor BKPSDM serta kantor Dinas Pendidikan kabupaten Cirebon, Senin (15/10/2018).

Dalam orasinya GMBI mendesak dan meminta bupati Cirebon, segera menjatuhkan sanksi moral yang berat kepada kepala Dinas Pendidikan dan jajaranya.

“Kami meminta dan mendesak ketua Komisi Aparatur Sipil Negara untuk segera mengadakan sidak langsung terkait status laporan tindak lanjut penanganan surat rekomendasi KASN,” kata Maman.

Tidak hanya itu, GMBI juga mendesak pihak kepolisian untuk meningkatkan status penyelidikan menjadi penyidikan, terkait laporan GMBI tentang adanya pelanggaran Keterbukaan Informasi Publik oleh pejabat pemkab Cirebon.

Ketua GMBI distrik Cirebon Raya Maman Kurtubi mengatakan, aksi damai tersebut merupakan tindak lanjut dari aksi-aksi moral yang sebelumnya, dalam menegakkan keadilan atas perbuatan tindak pidana melawan hukum yang diduga dilakukan secara sengaja oleh kepala Dinas Pendidikan kabupaten Cirebon.

“Tuntutan kami sangat jelas, meminta bupati Cirebon untuk bertindak tegas kepada kepala Dinas Pendidikan H. Asdullah sesuai PP 53 tahun 2010. Kami juga meminta pihak kepolisian, untuk meningkatkan status kasus tersebut dari penyelidikan, menjadi penyidikan,” jelasnya.

Maman meminta kepada bupati Cirebon dan juga pihak kepolisian, untuk segera mengambil langkah hukum secara tegas, agar masyarakat bisa mengetahui motif apa dibalik perlawanan hukum kepala dinas Pendidikan, atas putusan sidang Komisi Informasi Publik, perihal transparansi keuangan negara.

“Kami memperjuangkan hak masyarakat atas penggunaan dana yang digunakan oleh dinas Pendidikan kabupaten Cirebon. Sampai saat ini pihak Disdik masih menutup rapat soal keuangan yang digunakan dalam setiap kegiatannya. Padahal uang yang digunakannya adalah uang rakyat,” tandasnya. (ta)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

2 × 4 =