GMBI Cirebon Raya Bagikan Zakat Untuk Dhuafa

GMBI Cirebon Raya Bagikan Zakat Untuk Dhuafa

412
0
BERBAGI
Anggota LSM GMBI Distrik Cirebo Raya membagikan zakat fitrah bagi masyarakat dhuafa.

CIREBON (rq) – Bulan suci Ramadhan hampir usai. Ibadah puasa tahun ini, rasanya lebih berat dari tahun sebelumnya. Selain menahan lapar, haus dan hawa nafsu, puasa tahun ini juga harus beradaptasi dengan pandemi Cononavirus Disease 2019 (Covid-19). Masyarakat, tak terkecuali di Kabupaten Cirebon, di himbau untuk tetap dirumah dan menjaga jarak (social distancing) untuk menghambat penyebaran penularan virus tersebut.

Menjelang hari raya Idul Fitri ini, GMBI Cirebon Raya juga tetap konsisten untuk terus membantu masyarakat menghadapi pandemi virus corona (Covid-19). Setiap minggunya, selama ramadhan, GMBI Distrik Cirebon Raya membagikan ratusan nasi kotak sebagai menu berbuka puasa. Termasuk menjelang hari raya ini, GMBI Distrik Cirebon Raya juga membagikan ratusan zakat fitrah bagi masyarakat tidak mampu khususnya para dhuafa.

Ketua Distrik LSM GMBI Cirebon Raya, Maman Kurtubi mengungkapkan, ada sekitar 300 zakat fitrah yang dibagikan kepada masyarakat dhuafa. Penerima tersebut tersebar dibeberapa wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon, yang dikoordinir oleh masing-masing Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) GMBI Distrik Cirebon Raya.

“Zakat fitrah ini kami kumpulkan dari para anggota GMBI Distrik Cirebon Raya dan para donatur, untuk selanjutnya dibagikan kembali di wilayah Kecamatan KSM masing-masing. Kami juga meminta kepada para ketua KSM GMBI Cirebon Raya untuk mendata masyarakat dhuafa, agar penyalurannya bisa tepat sasaran,” ungkapnya, Jum’at (22/5/2020).

Zakat fitrah anggota LSM GMBI Distrik Cirebon Raya.

Dikatakan Maman, aksi sosial GMBI yang bertajug, GMBI Berbakti Untuk Mengabdi, Berbagi Untuk Sesama, adalah salah satu bentuk syukur keluarga besar GMBI Cirebon Raya, atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah swt, sang maha penguasa alam semesta. Menurutnya, sampai dengan persaat ini, GMBI masih mendapatkan tempat bagi masyarakat, untuk menjalankan fungsi kontrol sosial sebagai penyeimbang kebijakan di pemerintahan.

“Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila sebagai dasar negara, kemerdekaan dan kedaulatan adalah ditangan rakyat, maka segala penjajahan dan penindasan harus dihapuskan. Rakyat sudah dijamin oleh negara untuk mendapatkan keadilan dan kebebasan berpendapat sesuai dengan haknya masing-masig,” paparnya.

Maman menghimbau, dengan adanya kejadian pandemi virus corona ini, masyarakat bisa memetik hikmah dari semua musibah yang terjadi. Ia mengajak kepada semua masyarakat untuk selalu berikhtiar dan senantiasa bersyukur kepada sang maha pencipta, serta mengikuti semua anjuran yang disampaikan oleh pemerintah.

“Menjadi orang yang tawadhu memang sulit sekali. Namun seperti itulah ujian hidup. Sama halnya seperti ibadah puasa di bulan ramadhan. Orang rela tidak makan, padahal makanan bisa disediakan setiap saat. Lapar, haus tetap ditahan. Itu adalah bukti dari ketaatan. Karena Allah sudah menjanjikan kemenangan, diakhir sebuah perjuangan,” pungkasnya. (is)

LEAVE A REPLY

one × 5 =