Fatayat NU Kab. Cirebon Bantu Penguatan Ekonomi Tangkal Radikalisme

Fatayat NU Kab. Cirebon Bantu Penguatan Ekonomi Tangkal Radikalisme

275
0
BERBAGI
Bupati Cirebon, H. Imron Rosyadi bersama pengurus PC NU beserta Pengurus Fatayat NU usai pelantikan.

CIREBON (R) – PC Fatayat NU Kabupaten Cirebon, menggelar pelantikan Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Cirebon periode 2020 – 2025. Kegiatan tersebut mengusung tema, Meneguhkan Kepemimpinan Perempuan Berkelanjutan Menuju Masyarakat Sejahtera Berbasis Ahlusunnah Waljama’ah Annahdiyah, bertempat di gedung  PC NU Kabupaten Cirebon, Minggu (1/3/2020).

Dalam acara tersebut juga dilaksanakan seminar dengan tema Peran Fatayat Dalam Menangkal Radikalisme dan juga diadakan bazar produk – produk anggota Fatayat NU.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Bupati Cirebon, H. Imron Rosyadi, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Hj. Yuningsih, Sekertaris Umum Pengurus Pusat Fatayat NU, Rois Syuriah PBNU Kabupaten Cirebon dan ratusan kader Fatayat NU dari berbagai Kecamatan se Kabupaten Cirebon.

Pada kesempatan itu, Bupati Cirebon, H. Imron Rosyadi mengucapkan selamat atas dilantiknya kepengurusan Fatayat NU yang baru. Ia berharap para pengurus dapat segera bekerja, mengingat peran serta Fatayat sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Peran Fatayat jaman dahulu adalah mampu mendorong perjuangan para kyai dalam syi’ar Islam dan perjuangan mengusir para penjajah. Semangat itulah yang saya inginkan untuk Fatayat sekarang, tentunya dengan perjuangan yang berbeda,” terangnya.

Bupati juga berharap, Fatayat NU yang baru dilantik tersebut, harus ikut berperan serta dalam membantu pembangunan di Kabupaten Cirebon. Ia juga menegaskan, pemerintah Kabupaten Cirebon akan selalu mensupport dan membackup segala program – program Fatayat NU Kabupaten Cirebon.

“Peran Fatayat ini tentunya akan lebih luwes dan lebih memahami kultur masyarakat yang ada di daerahnya. Sehingga peran mereka akan bisa lebih masuk, di tengah tantangan satu daerah yaitu tentang radikalisme, kekerasaan perempuan dan anak. Jelas peran Fatayat harus lebih dominan di masyarakat,” tambahnya.

Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Cirebon Roziqoh bersyukur telah dilantiknya kepengurusna Fatayat NU yang baru. Ia juga beriterimakasih atas hadirnya seluruh PAC Fatayat NU serta tamu undangan lainnya.

“Yang jelas kami berharap pengurus yang baru dilantik ini, tidak aktif hanya saat pelantikan saja. Tetapi justru kedepan, harus lebih aktif lagi karena agenda – agenda yang akan kita rumuskan, terutama upaya yang optimal terkait pengkaderan agar kedepan akan lahir pemimpin – pemimpin perempuan, pemimpin – pemimpin Fatayat NU, yang lebih banyak lagi. Pengembangan lewat media juga penting. Jadi nanti dakwahnya itu tidak hanya offline, tapi juga online,” ungkapnya.

Perempuan yang akrab disapa Iqoh ini menambahkan, pengembangan pemberdayaan ekonomi juga akan menjadi prioritas programnya. Selain penguatan hak – hak perempuan, ekonomi juga jadi unsur penting. Ia mengatakan, hampir seluruh anggota Fatayat NU tersebut, adalah usia – usia produktif, sehingga sangat membutuhkan adanya program pengutan pemberdayaan ekonomi.

“Poin utamanya tentu penguatan pengorganisasian dan juga pengkaderan. Karena kita itu memiliki 9 bidang dan semua arahnya adalah penguatan SDM. Terkait paham radikalisme, kita juga Fatayat NU Kabupaten Cirebon akan melatih da’iah – da’iah, yang nantinya mengkampanyekan upaya – upaya pencegahan radikalisme. Kemudian isu – isu tentang kekerasan seksual, tunting itu juga akan ada dalam program penguatan kader Fatayat NU,” terangnya.

Ia berharap, dengan berbagai program yang akan dilakukan terutama penguatan SDM, diharapkan fatayat NU kedepan, dapat menjadi garda dalam upaya penangkalan dan pencegahan terkait paham radikalisme, stunting, kekerasan seksual serta mampu memberikan kontribusinya dalam pengembangan ekonomi.

“Hadirnya Fatayat NU di tengah masyarakat diharapkan kedepan bisa memberikan kontribusi yang positif untuk masyarakat Kabupaten Cirebon, mampu menjadi pionir dalam rangka mencegah paham radikalisme, serta mampu meningkatkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (ta)

LEAVE A REPLY

one + 6 =