Dugaan Eksploitasi, KBRI Fiji Diminta Pulangkan ABK WNI Stanly

Dugaan Eksploitasi, KBRI Fiji Diminta Pulangkan ABK WNI Stanly

185
0
BERBAGI
(Ilustrasi) Kapal penangkap ikan

JAKARTA (rq) – Dugaan perlakuan tak manusiawi yang dilakukan oknum perusahaan asing kembali terjadi. Kali ini menimpa 3 orang Anak Buah Kapal (ABK) asal Indonesia, Nicholas Stanley dan kawan-kawan.

Berdasarkan Press Release Kantor Hukum A.F.H dan Rekan, yang beralamat di Graha CNP Raden Inten II Blok AG.13 No. 9B Duren Sawit Jakarta Timur, menerangkan telah mendapatkan pengaduan dari keluarga salah satu ABK asal Indonesia, atas nama Sdr. Stanley.

Ahmad Fauzi, SHI dari Kantor Hukum A.F.H & REKAN memaparkan dalam releasenya, Sdr. Stanley, saat ini berada di FIJI di Kapal RONG DA YANG 9 (sebelumnya di RONG DA YANG 8 dan telah dipindahkan ) dari PT. Puncak Jaya Samudra, Pemalang, Jawa Tengah.

“Menurut Informasi dan kabar dari yang bersangkutan, ABK Nicholas Stenly dkk, Mereka mengaku selama ini, diperlakukan tidak manusiawi dan sebelumnya sudah ditemui juga oleh pihak KBRI Fiji, dan mereka telah mengadukan permasalahannya, dan meminta segera dipulangkan kembali ke Indonesia. Namun hingga saat ini, pihak KBRI untuk FIJI belum memberikan progres apapun dan malah terkesan tidak ada tindaklanjut,” tulisnya, Kamis (6/8/2020).

Atas dasar hal tersebut, Ahmad Fauzi, SHI beserta Kantor Hukum A.F.H & REKAN, meminta klarifikasi dan penjelasan dari KBRI FIJI dan Kementerian Luar Negeri RI serta dapat memulangkan ABK Stanley dkk kembali ke Indonesia.

“Oleh karenanya, dengan ini kami meminta klarifikasi dan penjelasan dari KBRI FIJI dan Kementerian Luar Negeri RI dan sekaligus meminta agar ABK dimaksud (saat ini ada 3 orang, atas Nama Nicholas Stenly dkk) untuk segera dipulangkan kembali ke Indonesia,” tutupnya. (red)

LEAVE A REPLY

14 − ten =