DPMD Telisik Tuntutan Perangkat Desa Gujeg

DPMD Telisik Tuntutan Perangkat Desa Gujeg

928
0
BERBAGI

Cirebon (R) – Sengketa tuntutan hak tanah bengkok perangkat desa Gujeg Kecamatan Panguragan, di sikapi serius oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cirebon. Permasalahan tersebut ditelisik, dengan mengadakan pertemuan dan musyawarah di Kantor Kecamatan Panguragan, untuk mencari akar permasalahan dan pemecahan solusinya.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMD Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan mengungkapkan, pihak dinas diminta untuk menjadi penengah, atas permasalahan yang terjadi di desa Gujeg tersebut.

“Kami selaku dinas teknis yang membawahi desa, mencari solusi atas permasalahan yang menjadi tuntutan perangkat desa dan peraturan mana yang mengatur tentang hal itu. Saat ini kami masih melakukan pendalaman atas pokok permasalahannya,” terang Nanan, usai klarifikasi dengan perangkat desa Gujeg, Kamis (3/5/2018).

Dikatakan Nanan, ada beberapa poin yang menjadi pertimbangan Dinas dalam menentukan aturan hukum dari tuntutan para perangkat desa Gujeg. Dirinya akan mempertanyakan semua yang terkait dalam permasalahan hak garap tanah desa milik para perangkat tersebut, apakah sudah sesuai dengan haknya secara penuh atau belum?.

“Kita masih mengumpulkan keterangan dari yang bersangkutan, termasuk juga para penggarap sawah bengkok milik para perangkat yang menuntut tersebut. Kita akan mencari informasi yang sebenar – benarnya agar permasalahan tersebut bisa segera selesai,” ujarnya

Sementara itu, Sekretaris Camat Panguragan Iim Rohiman saat ditemui tim Republiqu mengungkapkan, permasalahan perangkat desa Gujeg sudah diserahkan sepenuhnya kepada Dinas. Pihaknya hanya meminta agar permasalahan itu cepat selesai dan tidak menghambat kegiatan program pembangunan di desa Gujeg.

“Kecamatan Panguragan hanya sebagai pelengkap persyaratan proses administrasinya saja. Hasil pemeriksaan yang diserahkan oleh Dinas PMD, akan dijadikan salah satu acuan pak camat dalam mengambil keputusan, yang dituangkan dalam surat rekomendasi kecamatan,” paparnya.

Dirinya berharap dari permasalahan tuntutan hak garap tanah bengkok perangkat desa Gujeg tersebut, tidak berlarut – larut dan segera menemukan jalan solusinya.

“Kami pemerintah kecamatan Panguragan tentunya mengharapkan yang terbaik dari permasalahan tersebut. Kami juga mengharapkan semoga apa yang menjadi hasil keputusan, dapat diterima oleh para pihak, meskipun keputusan tersebut tidak secara penuh memuaskan salah satu pihak,” jelasnya.

Menanggapi permasalahan tersebut, Susmaya selaku kuwu Gujeg menerangkan, jika melihat secara teliti di dalam SK pengangkatan tersebut, masa kerja ke empat perangkat desa sudah sesuai dengan hak garap yang diberikan oleh pemerintah desa Gujeg.

“Dari penelusuran yang dilakukan oleh pihak DPMD langsung ke desa Gujeg, sudah terbukti secara jelas bahwa mereka sudah pas 6 tahun garapan. Hasil itu berasal dari berita acara pengakuan para penggarap. Jadi sudah jelas duduk persoalannya. Silahkan pemerintah kecamatan Panguragan mengambil keputusan,” tukasnya. (NR)

LEAVE A REPLY

18 − 16 =