Dishanpang Adakan Bimtek Soal Mutu Pangan Sehat

Dishanpang Adakan Bimtek Soal Mutu Pangan Sehat

555
0
BERBAGI

CIREBON (R) – Pemkab Cirebon melalui Dinas Ketahanan Pangan, menggelar kegiatan bimbingan teknis mutu pangan, Selasa, (23/10/2018).

Dalam kegiatan tersebut hadir kepala Dinas Ketahanan Pangan, 100 orang perwakilan dari kelompok wanita tani se – Kabupaten Cirebon, kepala bidang pelayanan kesehatan masyarakat Dinas Kesehatan dan undangan lainnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Cirebon, H. Muhidin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah dinas Ketahanan Pangan kepada masyarakat dalam upaya penyajian makanan sehat sebagai makanan konsumsi harian.

“Dengan kegiatan ini, masyarakat diberi pemahaman terkait apa itu makanan sehat, serta tidak mengandung bahan – bahan kimia yang berbahaya untuk kesehatan. Ini sangat penting diketahui masyarakat, agar makanan yang tidak sehat, tidak masuk ke tubuh kita,” ungkapnya.

H. Muhidin menjelaskan, dengan kegiatan tersebut, masyarakat dapat mendeteksi secara dini dan kasat mata makanan-makanan yang diduga mengandung zat-zat berbahaya. Pihaknya juga berharap, masyarakat dapat mengkonsumsi makanannya dari hasil olahan sendiri.

“Kami ingin masyarakat peka terhadap makanan yang selama ini beredar bebas. Bila perlu olahan sendiri, agar jelas kandungannya baik gizi, protein maupun vitaminnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, H. Edi Susanto mengatakan, dengan kegiatan tersebut dinas Kesehatan menyampaikan pentingnya pemberian pemahaman tentang pangan yang aman.

“Keamanan pangan itu adalah sesuatu bahan baku pangan atau bahan jadi pangan yang terbebas dari cemaran kimia biologis dan bakterial serta aman di konsumsi masyarakat,” jelasnya.

Dirinya juga menjelaskan, tugas dan fungsi dari dinas kesehatan salah satunya adalah melakukan pengawasan berupa bimbingan kepada masyarakat, agar tidak mengkonsumsi makanan – makanan yang sudah tercemar tersebut.

“Kami menghimbau agar masyarakat jangan mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan kimia yang berbahaya, maupun pewarna yang berbahaya, supaya terhindar dari penyakit tidak menular, tetapi dapat menimbulkan kematian,” jelasnya.

Pihaknya berharap, dengan kegiatan tersebut masyarakat dapat memahami tentang makanan sehat. Ia juga berharap adanya peran serta dari seluruh sektor untuk sama-sama mengawasi, terkait peredaran makanan-makanan olahan, yang selama ini beredar di masyarakat. (ta)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

four × two =