Diduga Usir Pasien IGD, GRIB Minta Dinkes Tindak Puskesmas Gunungjati

Diduga Usir Pasien IGD, GRIB Minta Dinkes Tindak Puskesmas Gunungjati

516
0
BERBAGI
Gedung Puskesmas Gunungjati di wilayah desa Mertasinga Kecamatan Gunungjati Kabupaten Cirebon.

CIREBON (rq) – Dewan Pengurus Cabang Gerakan Rakyat Indonesia Baru (DPC GRIB) Kabupaten Cirebon, mengeluhkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Gunungjati kecamatan Gunungjati kabupaten Cirebon.

Berdasarkan pengakuan Ketua DPC GRIB Kabupaten Cirebon, Edi Sukardi kepada awak media, kejadian bermula ketika ia hendak melakukan pemeriksaan lanjutan di IGD Puskesmas tersebut, pasca dirinya menjalani operasi ringan di telapak tangan, disalah satu rumah sakit di kota Cirebon.

“Saya datang ke Puskesmas Gunungjati untuk kontrol kesehatan usai kemarin mejalani operasi kecil pada tangan saya. Bukannya dilayani dengan baik, ini malah mendapat perlakuan yang kurang mengenakkan,” ungkapnya kepada awak media, Senin (21/12/2020).

Edi melanjutkan, petugas Puskesmas tersebut seolah – olah mengusir dirinya untuk keluar kembali dari dalam Puskesmas. Padahal menurutnya ia sudah mendaftar untuk memperoleh pelayanan kesehatan di Puskesmas tersebut.

“Saya sudah daftar dan saya juga sudah duduk di ruang IGD Puskesmas. Namun bukannya langsung di periksa dan mengganti perban yang di tangan saya, ini malah menyuruh saya untuk keluar lagi dari Puskesmas dengan cara yang menurut saya kurang sopan,” lanjutnya.

Usai mendapatkan perlakuan tersebut, Edi memutuskan untuk pulang kembali ke rumahnya dan membatalkan untuk mendapatkan pelayanan dari Puskesmas Gunungjati.

“Saya minta Dinas Kesehatan harus bertindak atas pelayanaan yang buruk dari Puskesmas Gunungjati ini. Agar kejadian yang saya alami ini tidak terulang di kemudian hari. Kami masyarakat umum butuh untuk dilayani. Apalagi ini terkait kesehatan. Jika dibiarkan, maka akan jadi preseden buruk bagi dunia kesehatan di Kabupaten Cirebon,” tegasnya.

Advertorial

Sementara itu, Kepala Puskesmas Gunungjati ketika didatangi sejumlah awak media, menurut salah satu petugasnya mengatakan, pimpinannya tersebut sedang tidak berada ditempat dan meminta awak media untuk kembali lagi esok hari.

“Kepala Puskesmasnya sedang ada kegiatan di luar pak. Jadi kami belum bisa memberikan keterangan apapun. Besok saja datang lagi pak, ketemu sama Kepala Puskesmasnya,” ungkap salah seorang petugas Puskesmas kepada sejumlah awak media.

Berdasarkan pengakuan salah satu Petugas Puskesmas Gunung Jati kepada awak media, petugas yang memberi pelayanan kepada pasien atas nama Edi Sukardi tersebut bernama Ahmad, salah satu perawat yang bertugas di Puskesmas Gunung Jati.

Sampai berita ini dipublikasikan, sejumlah awak media terus berupaya melakukan klarifikasi kepada Kepala Puskesmas Gunung Jati, maupun petugas kesehatan yang bernama Ahmad, atas persoalan tersebut. (ta/is)

LEAVE A REPLY

sixteen − 1 =