Desa Se – Kecamatan Weru Belajar Anggaran ke Jogjakarta

Desa Se – Kecamatan Weru Belajar Anggaran ke Jogjakarta

513
0
BERBAGI

CIREBON (R) – Pemerintah Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, beserta seluruh kepala desa dan perangkatnya se – kecamatan Weru, belum lama ini melakukan kunjungan dan study banding ke desa Wukirsari Kecamatan Cangkringan Sleman Jogjakarta Jawa Tengah.

Acara bertajuk “menggali potensi desa menuju desa mandiri dan sejahtera tersebut, para aparat desa belajar dan berbagi pengalaman tentang manajemen sistem tata kelola desa, serta sistem penggalian potensi desa. Sehingga memiliki PAD yang sangat besar.

Kasie Pemerintahan Kecamatan Weru Hevazi Aldahary mengatakan, kunjungan tersebut berawal dari keprihatinan perangkat desa se – kecamatan Weru mengenai pencapaian PBB setiap tahunnya yang tidak pernah mencapai target. Bahkan kecamatan Weru tergolong kecamatan yang masih kecil tingkat PBBnya.

“Dsana kita belajar dan berbagi pengalaman, bagaimana pemerintah desa disana mengelola desa, sehingga memiliki PAD sampai 4 Miliar dan lunas PBB sampai 100%. Pengalaman itu akan dijadikan pedoman untuk memperbaiki kinerja perangkat desa, terutama soal PBB dan pendapatan lainya,” terangnya kepada media Republiqu, Kamis (22/11/2018).

Pria yang akrab disapa Alda ini menjelaskan, dalam kunjungan tersebut, dirinya menemukan formula sistem penagihan PBB dan bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa PBB tersebut merupakan sebuah kewajiban.

“Kedepan pola penagihan PBB dan sistem pemahaman masyarakat disana, akan kita coba terapkan di sini. Kita juga akan melibatkan Rt / Rw dan Babinsa, sehingga pencapaian PBB di Weru, yang selama ini mencapai 61% pertahun, dapat terdorong naik. Minimal mencapai angka 90% seperti kecamatan lain,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan, ada hal yang menarik dalam kunjungannya tersebut yaitu, desa sudah memiliki aplikasi data kependudukan yang terintegritas dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat.

“Selain PBB, disana juga memiliki aplikasi data kependudukan yang sangat valid dan terkoneksi dengan Disdukcapil setempat, sehingga pelayanan dapat berjalan maksimal. Disana juga semuanya berbasis IT, sehingga pada tahun ini desa Wukirsari bersaing dengan desa di Riau untuk menjadi desa terbaik di tingkat nasional,” jelasnya.

Pihaknya berharap, setelah kegiatan kunjungan tersebut, perangkat desa mampu menerapkan apa yang dipelajarinya. Karena selama ini, sudah mendapatkan materinya bahkan sekarang praktek langsung.

“Bukti nyata bahwa metode mereka itu dipahami dan kemudian diaplikasikan disini. Sehingga bisa meningkatkan pendapatan desa, termasuk BUMDES dan sebagainya. Paling penting adalah penggalian potensi-potensi desa,” ungkapnya.

Menurut Alda, kecamatan Weru adalah lokasi yang sangat strategis. Baik secara tempat maupun moda transportasinya. Namun menurutnya perlu ada keseriusan dari semua pihak terutama pemerintah setempat, untuk membenahinya.

“Kami berusaha memberikan pemahaman tentang berbagai macam cara untuk membuat kecamatan Weru maju. Kami harap masyarakat maupun perangkat desa bisa sadar atas potensi desanya itu,” pungkasnya. (ta)

LEAVE A REPLY

15 + 10 =