Desa Karangsari Bagikan BLT DD Tahap 2

Desa Karangsari Bagikan BLT DD Tahap 2

266
0
BERBAGI
Kuwu Karangsari, Nasirudin (kanan), mendampingi panitia pembagian BLT DD kepada masyarakatnya.

CIREBON (rq) – Bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) tahap 2 untuk masyarakat terdampak Covid-19, sebesar Rp 600.000 perKK kembali dibagikan. Hal tersebut juga dilaksanakan pemerintah desa Karangsari kecamatan Weru kabupaten Cirebon, Sabtu (4/7/2020).

Sebanyak 249 KK yang terbagi 6 RW di wilayah desa Karangsari, kembali mendapatkan batuan tersebut. Pembagian juga dikawal langsung kuwu desa Karangsari, perangkat desa, BPD, babinsa dan babinkamtibmas desa Karangsari, serta unsur muspika kecamatan Weru.

Kuwu desa Karangsari, Nasirudin mengatakan, kegiatan pembagian BLT DD tahap 2 tahun 2020 untuk masyarakat terdampak Covid-19 kembali dibagikan. Secara teknis menurutnya pembagian tersebut tetap dilaksanakan di tiap-tiap RW. Itu dilakuan untuk menghindari adanya kerumunan di desa dalam pengambilan bantuan tersebut.

“Kita kembali turun langsung dan bagikan ke masing-masing RW. Di Karangsari ada 6 RW dengan titik sasaran yang sama, yaitu untuk 249 KK. Hal itu kami lakukan untuk memecah konsentrasi masa agar tidak berkerumun. Yang menerima adalah nama yang bersangkutan, sesuai daftar, tidak bisa diwakilkan. Karena berkaitan dengan pertanggungjawaban dari KPPNya yang tidak boleh diwakilkan, sekalipun itu istri,” terangnya.

Kuwu juga menjelaskan, pembagian bantuan tersebut serentak di hari yang sama, serta memberikan waktu selama 3 hari ke depan untuk masyarakat yang tidak bisa mengambil bantuan tersebut. Menurutnya, itu dilakukan untuk memastikan penerima bantuan tersebut adalah orang yang terdaftar dalam bantuan itu.

“Sesuai aturan, dana desa kami itu sebesar 1.290 juta sekian. Jadi kami bisa menggunakan 35% dari anggaran dana desa. Untuk pembagian kali ini, presentasinya masih sama. Kamipun melaksanakan sesuai aturan Menteri Keuangan. Sesuai aturan, jumlahnya sebesar Rp 600.000 perKK. Adapun si penerima tersebut mau berbagi dengan yang lain, ya silahkan saja, kami tidak ikut campur. Yang pasti kami membagikan sesuai aturan yang sudah ditetapkan pemerintah yaitu sebesar Rp 600.000 perKK,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, terkait data usulan penerima bantuan tersebut merupakan data masyarakat yang tidak mampu dan terdampak Covid. Masyarakat yang tidak terdaftar dalam penerima bantuan apapun, baik dari Kemensos maupun bantuan yang lainnya.

“Bantuan ini sejatinya untuk membantu masyarakat yang selama ini betul-betul merasakan adanya pandemi Covid-19. Pergunakan sebaik-baiknya, ikuti anjuran pemerintah. Kami juga menghimbau kepada masyarakat yang menerima bantuan, agar dapat melihat sekelilingnya. Syukur mereka bisa berbagi dengan masyarakat yang tidak tercover bantuan, agar tercipta suasana kebersamaan,” tambahnya.

Sementara itu Ketua RW 02 Desa Karangsari, Asida mengatakan, RWnya membawahi 8 RT dan hanya 42 KK yang menerima bantuan BLT DD. Diakuinya untuk informasi pembagian pihaknya mengirimkan undangan resmi kepada para penerima bantuan beberapa hari sebelumnya.

“Kami RW dua itu membawahi delapan RT. Sedangkan penerima bantuan ini masing-masing RT yang mendapatkan BLT DD ini ada yang lima KK, ada yang empat KK. Sehingga jumlah yang menerima di RW 2 sebanyak 42 KK. Sedangkan untuk jadwal pembagian sendiri, kemarin kami mengirimkan undangan resmi kepada para penerima bantuan ini. Sehingga kami harapkan mereka bisa hadir hari ini,” katanya.

Ia juga menambahkan, dalam pembagian bantuan tersebut pihaknya tetap menggunakan prosedur penerapan protokol kesehatan. Ia juga menegaskan, tidak ada pemotongan dalam pembagian bantuan tersebut.

“Dalam pembagian ini, sesuai peraturan, kami tetap menggunakan protokol kesehatan. Kami juga tegaskan para penerima bantuan tersebut, sesuai aturan masing-masing enam ratus ribu per KK. Kami berharap, masyarakat penerima bantuan dapat memanfaatkan bantuan ini dengan baik,” pungkasnya. (ta)

LEAVE A REPLY

1 × four =