Desa Gombang Plumbon Dapat 234 Bantuan BSPS Perluasan Dari Kemensos

Desa Gombang Plumbon Dapat 234 Bantuan BSPS Perluasan Dari Kemensos

931
0
BERBAGI
Penyerahan kartu Bantuan Sosial Pangan Sembako (BSPS) Perluasan dari Kemensos bertempat di kantor desa Gombang.

CIREBON (rq) – Bantuan Sosial Pangan Sembako (BSPS), untuk masyarakat terdampak Covid-19 yang digulirkan pemerintah melalui Kementerian Sosial mulai didistribusikan. Masyarakat penerima manfaat yang terdata, berhak menerima paket sembako tersebut.

Dari pantauan tim media Republiqu di wilayah kecamatan Plumbon kabupaten Cirebon, Kamis (30/4/2020), Desa Gombang tengah membagikan kartu bantuan tersebut.

Masyarakat penerima manfaat, berbondong – bondong mendatangi kantor desa, untuk mendapatkan kartu ATM program BSPS. Nantinya masyarakat penerima bantuan wajib menggunakan kartu ATM untuk mendapatkan sembako. Pelaksanaan pembagian kartu tersebut pun, disesuaikan dengan standar penanganan covid-19.

Petugas TKSK kecamatan Plumbon, Jaenudin mengatakan, kuota penerima bantuan untuk Kecamatan Plumbon kurang lebih sebanyak 2700an penerima manfaat. Sehingga, menurutnya, pembagian kartu ATM tersebut akan dilaksanakan dalam tiga tahap.

“Untuk kecamatan Plumbon ini, kuota BSPS perluasan sebanyak 2748. Jadi untuk tahap pembagian kartu ATM ini, menurut pihak bank harus di bagi dalam tiga tahap. Untuk pembagian di desa Gombang adalah tahap ke dua. Tahap yang pertama yaitu desa Karangasem. Sedangkan untuk tahap yang ke tiga, rencananya akan bertempat di desa Marikangen,” terangnya.

Jaenudin juga menjelaskan, data penerima manfaat BSPS perluasan itu bersumber dari Kementerian Sosial. Menurutnya, data tersebut dibagikan ke Puskesos masing – masing desa, untuk dilakukan verifikasi serta validasi. Ia juga meyakini bahwa masyarakat yang datang adalah masyarakat yang sudah lolos verifikasi dan validasi dari petugas Puskesos maupun pihak bank.

“Kemungkinan adanya double data penerima manfaat bantuan yang lain itu bisa saja terjadi. Tapi kalau itu ada, maka kami minta untuk E-Warung tidak memberikannya. Jika yang bersangkutan memang sudah terdaftar sebagai penerima bantuan, dan sudah dapat sebelumnya. Perluasan ini diperkirakan sampai bulan Desember saja,” jelasnya.

Ia juga meminta kepada masyarakat penerima BSPS perluasan, untuk tidak mengusulkan kembali namanya, sebagai penerima manfaat bantuan lainnya. Baik yang berkenaan dengan dampak covid-19 ataupun bantuan yang bersumber dari Dana Desa, Provinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Pusat.

Sementara itu kuwu desa Gombang, Vonny Agustina mengatakan, pembagian kartu tersebut awalnya bukan bertempat di desa Gombang. Namun setelah melakukan persiapan dan kelengkapan teknis, akhirnya pelaksanaan pembagian disepakati di desa Gombang. Ia juga bersyukur pelaksanaan tersebut berjalan dengan tertib dan sesuai standar penanganan covid-19.

“Kami pihak pemerintah desa sangat mengapresiasi bantuan ini. Karena jelas, sangat membantu masyarakat kami. Untuk desa Gombang sendiri, mendapat kuota sebanyak 234 penerima BSPS. Kami menghimbau kepada pihak bank agar kartu ATM yang di bagikan, harus betul-betul aktif. Jangan sampai terkendala atau tidak aktif,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, sebagai langkah antisipasi untuk meredam polemik di masyarakat, pihak desa memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat, bahwa rencananya, pembagian bantuan tidak hanya dari kementerian Sosial saja, tapi masih banyak yang lainnya.

“Agar ini tidak kisruh, maka kami selalu memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa bantuan ini nantinya tidak dari Kemensos saja. Tetapi ada dari Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah dan juga dari Dana Desa. Tinggal tunggu payung hukumnya saja. Alhamdulillah masyarakat bisa memahami,” pungkasnya. (ta)

LEAVE A REPLY

3 × 1 =