Cirebon Dilanda Krisis Air Bersih

Cirebon Dilanda Krisis Air Bersih

691
0
BERBAGI

CIREBON (R) Ancaman bahaya kekeringan kini mulai terjadi di wilayah kabupaten Cirebon. Dari data yang terdeteksi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Cirebon, sebanyak 100 desa di 15 kecamatan, yang tersebar di wilayah kabupaten Cirebon mengalami krisis air bersih.

Tidak hanya kekeringan, area persawahan masyarakat juga dihadapkan pada gagal tanam, yang mengakibatkan sejumlah petani berhenti menanam padi dan memilih menjadi buruh serabutan.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kab. Cirebon H. Eman Sulaeman mengatakan, kekeringan panjang yang terjadi mengakibatkan masyarakat krisis air bersih. Terlebih lagi, daerah-daerah yang biasanya tidak mengalami krisis, kini kondisinya sama.

“Ada beberapa wilayah yang sudah melaporkan telah terjadi kekeringan bahkan terjadi krisis air bersih. Dari beberapa laporan yang masuk, kami baru menyalurkan bantuan air bersih di tiga desa, yaitu desa Cilukrak, desa Kreyo dan desa Selangi,” terangnya.

Eman juga menambahkan, untuk daerah yang juga mengalami krisis air bersih, pihaknya akan segera memproses. Sehingga secepatnya pemerintah akan memberikan bantuan.

“Laporan yang masuk sedang kami proses, kalau sudah lengkap semua akan segera kami bantu. Untuk yang belum mendapat bantuan, kami minta untuk segera melakukan pelaporan kepada kami,” ungkapnya.

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat, untuk lebih bijak dalam menggunakan air karena di prediksi musim kemarau masih akan terjadi sampai waktu yang belum bisa diprediksi.

“Kami minta masyarakat berhemat dalam memanfaatkan air bersih yang ada. Karena diprediksi musim kemarau akan mengalami puncaknya di bulan ini,” tandasnya. (if/ta)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

eight − three =