Cirebon Dikepung Banjir Lagi, Arealnya Meluas

Cirebon Dikepung Banjir Lagi, Arealnya Meluas

833
0
BERBAGI

Cirebon (R) – Hujan deras yang terjadi sejak hari Sabtu kemarin, kembali membawa musibah bagi sebagian besar masyarakat, di beberapa wilayah di Kabupaten Cirebon.

Berdasarkan data terakhir Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Minggu (11/3/2018) terdapat kurang lebih 7 kecamatan yang terendam banjir, diantaranya Kecamatan Gunung Jati, Kecamatan Plumbon, Kecamatan Tengah Tani, Kecamatan Kedawung, Kecamatan Ciledug, Kecamatan Pasaleman dan Kecamatan Waled.

Kepala BPBD Kabupaten Cirebon H. Kusaeri, melalui Kasie Penanganan Kedaruratan dan Logistik, Eman Sulaiman mengatakan, penyebab terjadinya banjir dikarenakan intensitas hujan yang sangat tinggi dan merata.

“Hujan derasnya itu rata, hampir di seluruh wilayah di Kabupaten Cirebon. Hujan diperkirakan sejak Sabtu sore, kurang lebih pukul 16.00 sampai 22.00 WIB. Kondisi tersebut juga diperparah adanya kiriman dari hulu dan beberapa wilayah sungai di Kabupaten Cirebon. Sementara beberapa titik daerah aliran sungai, juga mengalami pendangkalan dan pengikisan TPT (tempat penahan tanggul), akibatnya air meluap dan beberapa tanggul ada yang jebol,” ungkapnya.

Dikatakannya, akibat banjir tersebut ribuan rumah terendam. Bukan hanya itu, sejumlah fasilitas umum seperti sekolah, sarana ibadah, kantor pemerintahan, juga ada yang terendam banjir. Tingginya bervariasi, mulai dari 30 cm sampai dengan 180 cm.

“Di desa Grogol Kecamatan Gunung Jati, ketinggian air rata – rata 30 cm sampai 50 cm. Berdasarkan informasi, yang terparah mengalami musibah yaitu di desa Dawuan Kecamatan Tengahtani, ketinggian air mencapai 100 cm sampai 180 cm,” ujarnya.

Ditambahkannya, sebagai tindak lanjut langkah penanganannya, Tim BPBD sedang melakukan upaya asessment dampak terjadinya banjir dan mengevakuasi korban ke tempat yang lebih aman, khususnya anak-anak dan manula.

“Evakuasi akan terus dilakukan sampai kondisinya aman. Tim bersama relawan dan masyarakat juga akan melakukan pembersihan dirumah warga yang tergenang air. Sampah juga akan kita bersihkan karena dapat menyumbat aliran sungai,” jelasnya.

Dikatakannya, Tim BPBD juga sampai saat ini, terus melakukan koordinasi dengan pemerintah, untuk mensuplai bantuan yang diperlukan oleh para korban terdampak banjir, seperti makanan, air bersih, obat – obatan dan kebutuhan lainnya.

“Masyarakat saat ini sangat membutuhkan makanan siap saji. Selimut, tikar, obat-obatan, perlengkapan kebersihan dan kebutuhan balita. Kita juga berharap, semoga para korban yang saat ini sedang mengalami musibah, selalu diberikan kekuatan dalam menghadapi ujian ini,” pungkasnya. (NR)

LEAVE A REPLY

2 × 1 =