Beredar Isu Pemotongan ADD Rp 28 Juta Per Desa Di Kabupaten Cirebon

Beredar Isu Pemotongan ADD Rp 28 Juta Per Desa Di Kabupaten Cirebon

642
0
BERBAGI
Jaenudin (Kuwu Curugwetan Kecamatan Susukan Lebak Kabupaten Cirebon).

CIREBON (rq) – Sejumlah kuwu di Kabupaten Cirebon, keluhkan molornya bantuan sosial (Bansos) terdampak Covid-19 dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon Jawa Barat.

Diketahui saat ini masyarakat Kabupaten Cirebon baru mendapat bantuan dari Kementerian, Provinsi, dan Dana Desa berupa uang tunai dan sembako.

“Sampai saat ini, kami belum menerima bantuan Bupati terkait Covid-19. Sementara Bantuan Sosial dari Kemensos sudah 2 kali pencairan. Padahal bantuan Bupati hanya diperuntukan bagi warga Masyarakat sebanyak 26 Orang. Bentuk bantuannya berupa apa dan kapan saya sendiri belum tahu,” ujar H. Abdul Basit Kuwu Kendal Kecamatan Astanajapura, Selasa (16/6/2020).

Menurutnya, dari kabar yang ada, bahwa bantuan Bupati bagi warga masyarakat berupa beras dan jumlahnya berapa belum ada kepastian. Ia berharap serta meminta kepada pemkab Cirebon melalui Bupati untuk segera menurunkan bantuan tersebut.

Sementara itu, Kuwu Curugwetan, Kecamatan Susukan Lebak, Jaenudin, kepada media mengatakan, pihaknya juga mengaku bernasib sama dengan desa-desa lainnya di Kabupaten Cirebon, belum mendapatkan bantuan dari Bupati Cirebon.

“Sampai saat ini belum cair. Dari informasi, rencananya bantuan tersebut berupa beras sebanyak 5 Kg beras per KK untuk 26 KK disetiap masing-masing Desa, yang diambil dari ADD kurang lebih 28 juta per desa” ungkap Jaenudin, Rabu, (17/06/2020).

Jadi kalau dikalkulasi, lanjut Jaenudin, ada keanehan juga, Dana sebesar 28 juta hanya dibagikan kepada warga berupa beras sebanyak 5 Kg setiap bulannya selama tiga Bulan kali 26 Warga.

“Mungkin Dana lainnya dipergunakan untuk keperluan penanganan Covid- 19. Kami tidak tau pasti keperuntukannya untuk apa,” bebernya.

Saat disinggung adanya dugaan penyalahgunaan anggaran, Jaenudin mengaku sementara ini pihaknya belum mengetahui.

“Waduh, kalau untuk hal itu kami tidak tahu. Yang pasti, pemotongan Alokasi Dana Desa tersebut pun setelah kami membuka penerimaan Alokasi Dana Desa bersama Sekretaris Desa. Tetapi untuk apa saja dilakukan pemotongan tersebut, secara rinci kami tidak memahaminya,” pungkasnya. (on)

LEAVE A REPLY

3 × four =