Barang Bukti Ribuan Miras dan Narkotika Dimusnahkan

Barang Bukti Ribuan Miras dan Narkotika Dimusnahkan

546
0
BERBAGI
Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon, Gunawan Wibisono bersama dengan Ketua PN, Kepolisian dan BIN memusnahkan barang bukti narkotika.

CIREBON (R) – Memperingati Hari Anti Korupsi Internasional, yang jatuh pada 9 Desember, Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon melaksanakan pemusnahan barang bukti (BB) miras, narkoba dan psikotropika, di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon, Senin (10/12/2018).

Dalam kesempatan tersebut hadir, Ketua Pengadilan Negeri Sumber, Perwakilan Kapolres Sumber, Perwakilan Kalapas Narkotika Gintung, perwakilan Pj. Bupati Cirebon, dan tamu undangan lainnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon, Gunawan Wibisono usai acara mengatakan, barang bukti miras dan narkotika serta obat – obatan terlarang yang dimusnahkan, adalah hasil sitaan dari kasus perkara yang telah incrahct atau telah mendapat keputusan tetap dari Pengadilan Negeri Sumber Kabupaten Cirebon.

“Miras, narkotika dan obat – obatan terlarang yang dimusnahkan hari ini adalah tindak lanjut dari putusan pengadilan. Semuanya adalah barang bukti yang kami sita sepanjang bulan Januari sampai dengan Desember 2018,” jelasnya.

Diungkapkan, berdasarkan data Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon, barang bukti yang dimusnahkan diantaranya, narkotika jenis ganja seberat 3.579,076 gram (3,5 Kg), Sabu seberat 50,105 gram, obat – obatan yang tidak memiliki ijin edar sebanyak 11.302 butir, serta miras berbagai merek sebanyak 3.393 botol.

“Ini memang lebih sedikit. Namun sudah sesuai dengan berita acara yang kami terima. Untuk barang bukti ganja disita dari 6 perkara. Narkotika jenis sabu dari 69 perkara. Obat – obatan sebanyak 20 perkara dan minuman keras sebanyak 3 perkara,” ungkapnya.

Dikatakannya, proses pemusnahan dilakukan dengan berbagai cara diantaranya, untuk narkotika jenis sabu dan obat – obatan terlarang dihancurkan dengan blender. Sementara untuk ganja dan obat – obatan sediaan farmasi tanpa izin edar dimusnahkan dengan dibakar. Ribuan botol minuman keras juga dihancurkan menggunakan selender.

“Pemusnahan tersebut juga sebagai komitmen Kejaksaan dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di masyarakat. Jangan sampai masyarakat Kabupaten Cirebon rusak masa depannya karena barang haram tersebut,” pungkasnya.

Pelaksanaan pemusnahan barang bukti tersebut berdasarkan UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, UU Nomor Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, Perda Kabupaten Cirebon Nomor 7 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum, Petikan Putusan Pengadilan Negeri Sumber, Surat Ketetapan status benda sitaan/ barang bukti dari Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon, tanggal 6 Desember 2018. (is/ta)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

three × two =