Bappenda Genjot Penerimaan Pajak PBB

Bappenda Genjot Penerimaan Pajak PBB

495
0
SHARE

CIREBON (R) – Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Badan Penerimaan Pendapatan Daerah (Bappenda) terus menggenjot penerimaan pajak khususnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Untuk mensukseskan program tersebut, Bappenda menggelar kegiatan pembekalan Pengelolaan Administrasi PBB, di salah satu Hotel wilayah kecamatan Kedawung, Selasa (21/8/2018).

Acara tersebut di hadiri oleh Sekretaris Daerah, H. Rahmat Sutrisno, Kepala Bappenda, H. Erus Rusmana, pejabat Bappenda, Kolektor PBB desa dan perwakilan kuwu se-Kabupaten Cirebon.

Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, H. Rahmat Sutrisno mengatakan, melalui kegiatan pembekalan tersebut diharapkan dapat memacu para petugas pajak, khususnya di tingkat desa untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak, khususnya PBB.

“Untuk meningkatkan kesadaran Wajib Pajak, pemerintah telah menyediakan berbagai macam solusi, bahkan pemerintah juga memberikan reward agar para wajib pajak lebih sadar tentang kewajibannya membayar pajak,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pajak Daerah 1 Bappenda Kabupaten Cirebon, Eren Ernedin mengatakan, penerimaan pajak pada sektor PBB tahun 2018 adalah sebesar Rp 38,52 Milyar.

“Sampai Agustus 2018, penerimaan pajak PBB sudah mencapai 37,5 persen dari target. Mudah – mudahan sampai dengan bulan Nopember 2018, target bisa mencapai 95 persen,” ujarnya.

Dikatakannya, pada tahun 2017 kemarin ada sebanyak 305 desa yang telah melunasi pajak PBB sebelum waktu jatuh tempo. Diharapkan, pada tahun 2018 ini jumlah tersebut bisa meningkat.

“Masing – masing permasalahan desa terkait PBB tidak sama. Umumnya, masalah itu ada pada Wajib Pajak yang tidak berdomisili di desa. Sehingga penagihannya mempersulit pihak petugas pajak desa,” ungkapnya.

Eren menjelaskan, ada program khusus berupa reward bagi para kuwu yang lunas pajak PBB. Pada tahun 2017 lalu, sebanyak 28 kuwu di berangkatkan umrah gratis oleh pemerintah. Sementara pada 2018, diharapkan dapat meningkat sebanyak 30 orang.

“Bukan hanya kuwu yang mendapat reward, bagi kolektor pajak desa juga mendapat reward berupa wisata. Ini diharapkan dapat memacu semangat desa agar bisa memenuhi target,” pungkasnya. (ris/ta)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

2 + two =