Antisipasi Banjir, Warga dan Pemuda Karangreja Inisiatif Bersihkan Saluran

Antisipasi Banjir, Warga dan Pemuda Karangreja Inisiatif Bersihkan Saluran

823
0
BERBAGI
Abdul Muis (kiri) bersama masyarakat desa Karangreja membersihkan saluran secara swadaya.

CIREBON (rq) – Warga dan pemuda masyarakat desa Karangreja kecamatan Suranenggala kabupaten Cirebon, secara swadaya melaksanakan kerjabakti sebagai upaya mencegah bencana banjir di lingkungan masyarakat setempat.

Abdul Muis salah satu tokoh pemuda setempat sekaligus aktif dalam kepengurusan remaja masjid di wilayahnya mengungkapkan, para pemuda di desa Karangreja tergerak untuk ikut terlibat secara sukarela membersihkan sedimentasi atau penumpukan saluran di lingkungan masyarakat desa.

“Alhamdulillah antusias masyarakat dan pemuda di desa Karangreja cukup tinggi. Walaupun kami tidak diperintahkan oleh siapa pun, tapi alhamdulillah guyub. Ini adalah wujud bahwasanya masyarakat peduli dengan kebersihan lingkungan, ujarnya, Minggu (14/2/2021).

Abdul Muis juga menjelaskan, kegiatan kerja bakti tersebut bukan atas perintah ataupun himbauan dari pemerintah desa setempat. Karena menurutnya masyarakat dan pemuda merasa, kebersihan lingkungan adalah sebagai salah satu upaya untuk mencegah terjadinya banjir.

“Kami sebagai masyarakat tidak mau menunggu. Ketika memang tidak ada inisiatif dari pemerintah desa untuk bertindak, kami warga masyarakat dan pemuda siap untuk turun tangan sendiri. Apa yang kami lakukan ini demi kebaikan masyarakat dan lingkungan desa Karangreja,” jelasnya.

Diungkapkan Abdul Muis, untuk lokasi kerja bakti sendiri berada di Blok Lor, mulai dari RT 009 sampai dengan RT 012 yang terbagi di dua RW yaitu RW 003 dan RW 004. Menurutnya hampir seluruh saluran dibersihkan, terutama dari sampah dan lumpur yang mengendap yang mampu menghambat jalannya air.

“Kami bersama warga masyarakat tidak keberatan ataupun jijik meski harus turun membersihkan saluran dan kotor – kotoran. Yang terpenting lingkungan di masyarakat bersih dan banjir tidak terjadi di wilayah desa kami,” pungkasnya. (is)

- Advertisement -