Ada 8 ASN Yang Disumpah di Kantor Kecamatan Plered

Ada 8 ASN Yang Disumpah di Kantor Kecamatan Plered

502
0
BERBAGI
Prosesi pelantikan rotasi dan mutasi jabatan yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Plered.

CIREBON (rq) – Ditengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), Bupati Cirebon merotasi dan mutasi 492 ASN di lingkungan pemerintah Kabupaten Cirebon, dari pejabat tinggi Pratama, Pengawas, Pejabat Fungsional hingga Pejabat Struktural, Jum’at (3/4/2020).

Namun ada yang berbeda dalam pelantikan pengambilan sumpah kali ini, Bupati Cirebon H. Imron Rosyadi hanya melantik secara simbolis beberapa pejabat tersebut. Sisanya melaksanakan pelantikan menggunakan telekonfrence, dari masing – masing kecamatan dan beberapa kantor dinas yang tersambung dengan pelantikan yang dilaksanakan Bupati Cirebon di gedung Sekda Kabupaten Cirebon.

Hasil monitor di lapangan kantor kecamatan yang melaksanakan pelantikan rotasi dan mutasi jabatan salah satunya adalah kecamatan Plered. Para pejabat yang dilantik berasal dari kecamatan Weru dan kecamatan Plered. Para pejabat yang dilantik mengikuti prosesi pengambilan sumpah jabatan di depan layar monitor yang terhubung langsung dengan pelaksanaan pelantikan yang Bupati laksanakan.

Bupati Cirebon, H. Imron Rosyadi M.Ag dalam sambutannya mengatakan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut ditengah – tengah keprihatinan pemerintah dalam menghadapi penyebaran Virus Corona atu Covid-19. Hal tersebut dilakukan semata – mata atas kondisi yang sangat mendesak.

“Mengingat adanya kekosongan kurang lebih 171 jabatan, akibat adanya pejabat yang pensiun dan meninggal dunia dan lain – lain. Kekosongan tersebut sudah terlalu lama. Sementara ini jabatan yang kosong itu di isi oleh Pejabat pelaksana tugas (Plt) yang kewenangan terbatas, sehingga kinerjanya pun terbatas. Oleh karena itu pelantikan ini menggunakan metode telekonfrence,” terangnya.

Ada beberapa hal yang Bupati Cirebon tegaskan, yaitu meminta para pejabat yang dilantik untuk segera bertugas di tempat barunya masing – masing. Selain melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, juga segera bahu membahu dengan pihak manapun untuk bersama – sama menangani penyebaran virus Corona atu Covid-19 yang semakin masif. Mengerahkan sumberdaya yang dimiliki agar musibah ini segera berakhir.

“Yang kedua memperhatikan sosial distancing. Pejabat dilarang melakukan pisah sambut atau syukuran atau sejenisnya yang berpotensi terjadinya perkumpulan massa. Melaksanakan tugas dengan penuh integritas dan tanggung jawab disertai niat ibadah. Karena hakekatnya ini bentuk rasa syukur kita kepada Allah, tuhan yang maha esa. Dimanapun anda bertugas layani masyarakat dengan baik. Patuhi aturan disertai ikhtiar dengan berdoa. Karena itu yang nanti akan menyelamatkan dari dunia dan akhirat,” tegasnya.

Sementara itu H. Teguh Supriadi, mantan Camat Weru yang di rotasi ke kecamatan Kedawung mengatakan, pelantikan tersebut merupakan kewenangan Bupati sehingga menurutnya sebagai bawahan, harus siap menjalankan tugas dengan baik. Ia mengakui pelantikan di Kantor Kecamatan Plered ada 8 pegawai, dari Kecamatan Plered ada 2 pegawai dan Kecamatan Weru ada 6 pegawai termasuk dirinya yang ikut dalam pelantikan tersebut.

“Ini adalah kewenangan Bupati, jadi saya sebagai bawahan harus siap menjalankan tugas dengan baik. Sedangkan untuk yang dari kecamatan Weru ada enam orang yang ikut rotasi dan mutasi kali ini, ada yang promosi dan ada yang pindah tugas. Untuk saya sendiri nanti bertugas sebagai Camat Kedawung,” terangnya kepada awak media.

Ia berharap di tempat barunya nanti dapat diberikan kesehatan, kemampuan, sehingga siap menjalankan tugas dengan baik. Tetap menjunjung Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan Tidak Tercela (PDLT).

“Untuk yang promosi saya ucapkan selamat. Semoga rekan – rekan saya yang dari Weru bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Jadikan ini pengalaman yang paling baik untuk mereka. Junjung tinggi kejujuran dan juga PDLT tadi. Insyaallah kedepan dapat naik lebih tinggi lagi,” terangnya.

Senada dengan Camat Teguh, Camat Plered Hardomo mengatakan, pelantikan tersebut merupakan gabungan antara pejabat dari kecamatan Plered dan kecamatan Weru. Hal tersebut dilakukan sesuai anjuran dari Sekertaris Daerah dikarenakan alat perangkat  penunjang yang di kecamatan Weru belum bisa difungsikan.

“Pengecekan Audio visual sudah dilakukan dari kemarin dan semuanya siap. Alhamdulillah sampai pelaksanaan dapat berjalan dengan baik. Tidak ada kendala apapun dan sesuai arahan pak Sekda, pelaksanaan pelantikan digabungkan antara Weru dan Plered. Saya juga mengucapkan selamat atas dilantiknya para pejabat yang mutasi atau yang promosi. Semoga di tempat yang baru nanti, dapat menjalankan amanah dan tugasnya dengan baik dan bekerja lebih baik lagi,” pungkasnya. (ta)

LEAVE A REPLY

two × 5 =