30 Tahun Mengabdi Mendidik Anak Negeri

30 Tahun Mengabdi Mendidik Anak Negeri

622
0
BERBAGI

CIREBON (R) – Dalam momen peringatan HUT RI ke 73 Pemkab Cirebon, dirasakan berbeda oleh Ustadz Mohammad Jimmy, salah satu abdi negara yang mengabdi sebagai ASN, di salah satu sekolah negeri di Kabupaten Cirebon.

Pada upacara peringatan kemerdekaan bangsa Indonesia, ia di anugerahi penghargaan Satyalancana Karya Satya 30 tahun oleh Presiden RI, yang diterimanya usai pelaksanaan Upacara Peringatan HUT RI Pemkab Cirebon, dilapangan Ranggajati Sumber, Jum’at (17/8/2018).

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, atas dedikasinya mengabdi kepada negara selama 30 tahun di pemerintahan. Disiplin, Kesetiaan, Dedikasi dan Pengabdiannya kepada tugas – tugas negara, menjadikannya salah satu ASN yang menerima penghargaan dari Presiden RI.

Kepada Republiqu, Ustadz Mohammad Jimmy yang saat ini menjabat sebagai Kepala SMP Negeri 2 Plered Kabupaten Cirebon mengatakan, penghargaan tersebut adalah yang kedua kalinya setelah yang pertama menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya 20 tahun.

“Alhamdulillah, pada perayaan HUT RI ke 73 tahun ini, saya mendapat penghargaan Satyalancana Karya Satya 30 tahun dari Presiden RI. Semoga apa yang saya dapat ini, dapat memotivasi dan menjadikannya energi positif bagi teman – teman ASN yang lain, untuk dapat terus meningkatkan prestasi,” ungkapnya.

Dikatakannya, dalam perjalan pengabdian selama 30 tahun, khususnya di dunia pendidikan, ia menilai pentingnya memberikan pendidikan karakter yang santun, bermoral dan bermartabat bagi anak peserta didik.

“Di tengah modernisasi era sekarang, sangat penting untuk menerapkan pendidikan karakter. Ini tidak bisa diterapkan hanya di sekolah saja. Adanya sinergitas antara orang tua, lingkungan sekitar dan pemerintah khususnya melalui sekolah, diharapkan mampu menumbuhkan kecerdasan emosional dan berfikirnya,”tambahnya.

Dirinya juga berpesan, dalam pelaksanaan program pendidikan, perlu adanya program pencontohan yang di barengi dengan metode-metode pendidikan santun dan kreatif.

“Memberikan metode pencontohan juga merupakan metode pendidikan. Ini bisa di mulai dari diri sendiri. Jika kita tidak bisa memberi contoh yang baik, bagaimana bisa mendidik,” tuturnya.

Dirinya berharap,kedepan dunia pendidikan di Kabupaten Cirebon bisa lebih meningkat, baik dari segi mutu maupun kwalitas pendidikanya.

“Semoga kedepan pendikan di Kabupaten Cirebon bisa lebih baik dan dapat melahirkan anak didik yang berkwalitas, santun, bermoral dan bermartabat,” pungkasnya. (ta)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

nineteen − three =