3 Tahun PN Sumber Ngarep Gedung Baru

3 Tahun PN Sumber Ngarep Gedung Baru

382
0
SHARE

CIREBON (R) – Memiliki gedung kantor yang megah, nyaman dan fasilitas lengkap, tentunya menjadi idaman masyarakat. Hal tersebut juga menjadi mimpi yang selama ini selalu di perjuangkan oleh Pengadilan Negeri (PN) Sumber Kabupaten Cirebon.

Sejak tahun 2015, PN Sumber berusaha keras untuk mengusulkan bantuan kepada pemerintah pusat, melalui Mahkamah Agung. Namun perjuangannya itu tidaklah mudah. Permohonan tersebut, terganjal status kepemilikan tanah yang saat itu, bukan atas nama PN Sumber.

Humas PN Sumber, Jumadi A. Ahmad mengatakan, sejak tahun 2015 PN Sumber sudah mengajukan bantuan renovasi gedung ataupun peremajaan kepada pemerintah pusat. Namun, saat itu MA mempertanyakan terkait status kepemilikan tanahnya, karena masih milik pemerintah daerah Kabupaten Cirebon.

“Saat itu, waktu ketua Pengadilan dijabat oleh ibu Mery Taat Anggarasih, PN Sumber sudah mengajukan peningkatan atau rehab gedung. Tapi pihak Mahkamah Agung meminta persyaratan administrasi dilengkapi. Persoalannya adalah masalah status tanah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dari tahun 2015 PN Sumber berupaya merubah status kepemilikan tanah menjadi sepenuhnya milik PN Sumber. Namun perjuangan itu tidak mudah. PN Sumber bersama Pemda Kab. Cirebon dan DPRD kab. Cirebon, terus melakukan komunikasi terkait permasalahan yang dihadapi PN Sumber.

“Persyaratan permohonan bantuan gedung yang diminta MA adalah status tanahnya harus milik PN Sumber. Waktu itu Ketua PN Sumber, Ibu Mery terus melakukan komunikasi dengan Bupati maupun Dewan. Alhamdulillah, akhirnya tercapai dan terselesaikan dengan status hibah,” ujarnya.

Tak berhenti sampai disitu, setelah memenuhi peryaratan dalam proses pengajuan bantuan, hingga bisa diterima oleh MA. Kali ini cerita dibalik perjuangannya muncul dari Sekretaris Panitera PN Sumber, Endang Nurahman Hakim.

“Saat itu saya, Ketua PN Sumber Ibu Mery dan Pak Panitera, diundang ke MA untuk memaparkan permohonan bantuan pembangunan yang diajukan. Tapi sesampainya di MA, yang bersangkutan sedang ada keperluan. Kami suruh datang lagi esoknya. Akhirnya terpaksa bermalam di Jakarta,” kenangnya.

Ia menceritakan, perjuangan untuk memperoleh gedung baru itu tidaklah mudah. Selain harus memenuhi semua persyaratan, PN Sumber juga harus mampu meyakinkan MA bahwa peningkatan bangunan gedung sangat diperlukan, dan juga sebagai salah satu upaya, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Akhirnya kurang lebih 1 tahun, semua persyaratan MA terpenuhi. Pada tahun 2016, PN Sumber mendapat kepercayaan untuk memiliki gedung baru. Proyek bangunan tersebut adalah proyek multi years, yang pengerjaannya dilaksanakan lebih dari satu tahun anggaran,” terangnya.

Ia menjelaskan, pada tahun 2016 proyek pembangunan gedung baru PN Sumber mulai dilaksanakan. Pembangunan yang pertama adalah pendirian pondasi dan bangunan dasar, pada sisi barat dan utara ruang sidang utama.

“Karena pengajuannya gedung baru dan bertingkat, pekerjaan awalnya adalah pembangunan pondasi dan lantai dasar. Semua rancangan bangunan dikerjakan oleh ahli dibidangnya. Proses lelang dan mekanismenya, Pusat yang menentukan,” paparnya.

Dikatakannya, selesai pembangunan pondasi dan lantai dasar pada tahun 2016. PN Sumber kembali mendapatkan bantuan anggaran, berupa lanjutan pembangunan gedung baru pada tahun 2018. Kali ini, proyek yang dilaksanakan berupa lanjutan dari pelaksanaan pembangunan gedung baru.

“Setelah selesai pembangunan di tahun 2016, PN Sumber harus kembali menunggu selama 1 tahun. Pada tahun 2017, PN Sumber tidak mendapatkan bantuan anggaran dari pemerintah pusat. Tapi kami tetap mengajukan, agar pembangunan bisa dilanjutkan,” bebernya.

Diungkapkannya, bantuan lanjutan pembangunan gedung baru, datang di tahun 2018. Di tahun ini lanjutan pembangunan gedung baru PN Sumber kembali di gelar. Pembangunannya melanjutkan bangunan gedung yang sudah ada.

“Pada tahun 2018 ini, pembangunan gedung baru meruntuhkan ruang sidang utama dan melanjutkan pembangunan gedung dari lantai dasar ke lantai selanjutnya. Seluruh bangunan lama nantinya akan dibongkar semua,” terangnya.

Ia berharap, di tahun 2019 pembangunan gedung baru PN Sumber, bisa selesai seluruhnya. Termasuk bagian depan gedung lama yang akan di bangun ulang. Nantinya seluruh bangunan akan menyatu dan tidak terpisah – pisah.

“Proyek pembangunan gedung baru ini diawasi ketat oleh konsultan. Yang mengerjakannya pun adalah pemenang lelang dari pusat. Dipastikan tidak asal – asalan. Spesifikasinya juga diperhitungkan dengan matang,” paparnya.

Dijelaskannya, bangunan yang dulu dibangun itu pondasinya cukup dalam. Bahkan yang sekarang pun, bangunan gedung lama digali lagi untuk memasang pondasi agar lebih kokoh dan kuat.

“Dengan adanya gedung baru, kami berharap masyarakat dapat lebih nyaman dalam mendapatkan pelayanan di PN Sumber. Semoga di tahun 2019, target pembangunannya bisa selesai,” pungkasnya. (ris/ta)

Penyunting : wanto

LEAVE A REPLY

eighteen − 7 =