2063 Penerima BSPS Perluasan Di Kecamatan Weru Terima Kartu

2063 Penerima BSPS Perluasan Di Kecamatan Weru Terima Kartu

152
0
BERBAGI
Masyarakat mengantri Pembagian kartu Bantuan Sosial Pangan Sembako (BSPS) di Kecamatan Weru.

CIREBON (rq) – Kartu Bantuan Sosial Pangan Sembako (BSPS) perluasan, untuk masyarakat terdampak Covid-19 di Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon mulai dibagikan, Kamis (14/5/2020).

Ratusan masyarakat dari 5 desa di wilayah Kecamatan Weru bergiliran mengantri kartu bantuan tersebut. Pembagian kartu BSPS bertempat di GOR Kecamatan Weru dengan mendapat pengawalan ketat dari pihak Kepolisian yang di dampingi petugas Puskesos masing-masing desa, serta petugas TKSK dan sarjana pendamping desa Kecamatan Weru.

Petugas TKSK kecamatan Weru Nasirudin mengatakan, kegiatan pembagian kartu BSPS perlusan tersebut, akan dilakukan dalam dua tahap untuk 9 Desa di Kecamatan Weru. Adapun untuk tahapan pertama menurutnya, ada 5 desa yang dibagikan. Sementara 4 desa lainnya, akan dibagikan di GOR Karangsari.

“Untuk pembagian kartu penerima BSPS perluasan ini, akan dilakukan dalam dua tahap. Yang pertama, untuk masyarakat desa Setu Kulon, Setu Wetan, Megu Gede, Weru Lor dan Weru Kidul. Total jumlah yang dibagikan tahap pertama ini, ada 1026 kartu. Sisanya akan dibagikan besok di gedung GOR desa Karangsari,” terangnya.

Nasirudin juga menjelaskan, pembagian kartu tersebut merupakan data tambahan atau perluasan untuk penerima BSPS masyarakat terdampak Covid-19. Penerima bantuan tersebut rencananya hanya sampai bulan Desember 2020.

“Untuk penambahan data penerima atau perluasan hampir setiap desa ada. Bantuan sementara ini informasinya sampai bulan Desember. Berubah atau tidaknya kami masih menunggu informasi dari pemerintah pusat. Untuk data perlusan ini total di kecamatan Weru sebanyak 2063 penerima. Kalau digabung sama penerima reguler ada sekitar 7000 penerima di Kecamatan Weru,” jelasnya.

Nasirudin mengaku, proses pembagian tersebut, masyarakat telah dihimbau untuk menerapkan standar penanganan dan pencegahan covid. Tapi menurutnya, masih banyak masyarakat yang tidak mengindahkan himbauan tersebut.

“Sebetulnya kami sudah menerapkan sesuai SOP standarisasi Covid. Masyarakat diminta menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun sebelum masuk gor, terus jangan berkerumun. Kita sudah sampaikan. Bahkan sampai teriak-teriak. Tapi namanya masyarakat, ada saja yang tidak mengindahkan himbauan itu,” paparnya.

Ia juga berpesan kepada masyarakat penerima bantuan, untuk dapat memanfaatkan batuan tersebut dengan sebaik-baiknya. Untuk masyarakat yang belum menerima bantuan apapun, ia meminta segera melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah desa masing-masing.

“Pesan saya selaku TKSK kecamatan Weru menghimbau kepada masyarakat, manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya. Ini bantuan dari pemerintah akibat Covid-19. Bagi masyarakat yang belum dapat bantuan apapun, silahkan datang ke desa. Disitu pemerintah menurunkan bantuan yang bersumber dari manapun. Seperti yang diviralkan pak Gubernur, ada rencana 9 pintu bantuan, belum lagi nanti yang bersumber dari APBD,” pungkasnya. (ta)

LEAVE A REPLY

five × two =